Pelaku Tabrak Lari Mahasiswa UMRAH Berhasil Dibekuk

oleh

TANJUNGPINANG (SK)— Khairul alias Rul (19), pengemudi mobil Toyota Avanza BP 1526 YB, sebagai pelaku penabrak lari Iqbal Manda NL (20), mahasiswa Universitas Maritim Ali Haji (UMRAH), di Jalan WR Supratman, Selasa (03/03/2015) Pukul 16.25 WIB lalu, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang, Kamis (05/03/2015).

Pelaku ditangkap ditempatnya bekerja disebuah restoran di Sungai Kecil, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, tanpa perlawanan. Selain itu, Polisi juga berhasil mengamankan mobil Toyota Avanza BP 1526 YB, yang ternyata milik rental mobil di Tanjung Uban, dan disewanya pada saat kejadian.

Terungkapnya hal tersebut, setelah polisi mendapatkan informasi dari sejumlah saksi warga disekitar kejadian, serta mendapatkan plat nomor, serta ciri-ciri kendaraan yang digunakan pelaku saat itu.

Kepada polisi, Khairul mengaku terpaksa memilih kabur usai menambrak motor milik korban Igbal, kemudian terseret sepanjang 40 meter, dengan posisi telungkup dibawah kolong mobil yang dikendarainya.

“Berdasarkan keterangan yang kita peroleh dari pelaku Khairul tersebut, ia memilih kabur, karena merasa ketakutan dikejar warga yang mengetahui kejadian saat itu,” ucap Kasat Lantas Polres Tanjungpinag, AKP Heri Sujati, Jum’at (06/03/2015).

Heri mengatakan, pengungkapan dan penangkapan pelaku tabrak lari tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi dari sejumlah saksi masyarakat tentang ciri dan nomor plat kendaraan yang dikendarainya saat itu.

BACA JUGA  OPINI : Pentingnya Membentuk Karakter Anak “BAGI ORANG TUA”

“Informasi tersebut langsung kita tindak lanjuti, dan akhirnya berhasil mengetahui keberadaan kendaraan, termasuk alamat pengemudi mobil tersebut,” ucap Heri.

Hasil penelusuran dilakukan, ternyata pelaku tidak berada di rumahnya, melainkan tengah melakukan aktifitas ditempat ia bekerja disebuah restoran di Sungai Kecil, Tanjung Uban, Bintan.

“Setetelah kita periksa, ternyata pelaku tidak memiliki SIM A, sebagai syarat pengemudi kendaraan tersebut,” ungkapnya.

Atas perbuatan pelaku tersebut, dapat dijerat sesuai Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ, tentang setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 10 juta.

“Karena acamanannya di bawah 5 tahun, sehingga pelaku tidak kita tahan, melainkan wajib lapor setiap hari, hingga diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Heri.

Sebagaimana diberitakan, seorang pengandara sepeda motor, Iqbal nyaris tewas setelah terseret sejauh 40 meter saat berada di bawah kolong mobil Toyota Avanza BP 1526 YB, di Jalan WR Supratman, Selasa (03/3/2015) Pukul 16.25 WIB.

Warga Jalan Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur ini, merupakan korban naas tabrak lari oleh pelaku yang mengemudikan mobil Toyota Avanza BP 1526 YB.

BACA JUGA  Agung Mulyana Membakar Semangat Mahasiswa Umrah

Menurut keterangan saksi mata, kecelakaan tersebut berawal ketika motor Yamaha Mio BP 4565 QT yang dikendarai korban berjalan searah dengan mobil Toyota Avanza BP 1526 YB dari simpang lampu merah KM 8, Kota Piring menuju KM 15 Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Namun tepat di depan RSUP, tiba -tiba motor yang dikendarai mahasiswa semester IV di UMRAH tersebut ditabrak dari arah belakang oleh mobil Avanza yang belum diketahui siapa pengemudinya.

Tragisnya, setelah menabrak motor korban, pengendara mobil, bukannya berhenti, melainkan terus melaju. Sementara tubuh korban sendiri, ikut terseret di bawah kolong mobil sejauh 40 meter.

Salah seorang warga, Teguh mengatakan, pada saat kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban berjalan cukup pelan. Namun setiba disimpang depan RSUP, tiba-tiba datang melaju mobil Avanza warna silver tersebut, menabrak motor korban dari arah belakang.

“Saya tidak tahu, apakah motor itu mau berbelok atau lurus. Yang pasti saat itu, saya melihat tubuh korban tersangkut di bawah kolong mobil itu,” ucap Teguh.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga sekitar, termasuk beberapa pengendara motor lainnya, sempat berusaha mengejar mobil avanza tersebut, guna menyelamatkan korban.

BACA JUGA  Lurah Pamak Terima Mahasiswa KKN

“Mobil itu terus saja berjalan usai nabrak bang. Saya dan pengendara yang melintas sempat mengejar, namun tak dapat karena mobil itu laju,” ucap warga.

Dikatakannya, pada saat tabrakan tersebut, pengemudi mobil itu sempat berhenti. Namun, mungkin setelah melihat ramainya warga yang mencoba mengejarnya, sehingga pengendara mobil terus tancap gas, dengan kondisi tubuh korban masih tetap berada di bawah kolong mobilnya.

“Saya lihat korban dibawah kolong mobil itu seperti berpegangan. Kondisinya luka di sekujur tubuhnya. Kami pun langsung membawanya ke RSUP untuk memberikan pertolongan,” ungkap Teguh yang diamini Amir, warga lainnya di lokasi kejadian.(SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.