,

Pemerintah Provinsi Kepri Larang Keras Berkembangnya Paham Radikalisme

oleh
Kaban Kesbangpol Kepri DR Ir Lamidi MM. memberikan sambutan pada kegiatan cekal radikalisme/sparatisme di Makorem 033 WP. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau, melarang keras berkembangnya paham radikalisme, karena bertentangan dengan idealogi bangsa, Pancasila. Bangsa Indonesia, adalah bangsa yang bermartabat.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kepri, Lamidi, saat menjadi pembicara memberikan sambutan pada kegiatan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal (Cekal) radikalisme atau separatisme, di Gedung Serba Guna Makorem 033/WP, Senggarang, Tanjungpinang, Kamis, (25/6/2020).

”Semua organisasi pemuda, adalah ujung tombak menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Lamidi.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bintan ini, melanjutkan, ada beberapa faktor penyebab radikalisme, kesenjangan ekonomi, konflik politik, sengketa lahan, kebijakan pemerintah dan perkembangan masyarakat yang fanatik.

Kegiatan ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan radikalisme. Dimana, suatu ideologi, gagasan atau paham dengan cara ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan cara-cara kekerasan atau ekstrim.

”Radikalisme dilakukan oleh sekelompok orang yang ingin merubah atau merusak dalam tempo yang singkat dan drastic, serta bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku,” masih kata Lamidi.

Kegiatan ini dihadiri Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Harnoto, Ketua FKPT Kepri, Perwakilan Disperindag Pemprov Kepri, Ketua Karang Taruna Kepri, Ketua BEM se-kota Tanjungpinang dan perwakilan organisasi. (ds)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]