BATAM

Pemerintah Stop Program Bantuan Petani Rempang, Noor Aziiz: Kejam Teramat Kejam

×

Pemerintah Stop Program Bantuan Petani Rempang, Noor Aziiz: Kejam Teramat Kejam

Sebarkan artikel ini
Ketua KTNA Rempang, Batam, Noor Aziiz. (Foto : Ist)

BATAM — Belum hilang rasa kecewa rakyat Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Rempang terhadap pihak DPRD Provinsi Kepri yang tak kunjung memberi jawab atas Surat Permohonan RDP (Rapat Dengar Pendapat) yang sudah dilayangkan ke DPRD Provinsi Kepri.

Selain itu, para warga KTNA ini juga telah dibuat kecewa lagi oleh pihak Pemerintah, dimana program bantuan bidang pertanian dari pemerintah untuk petani Rempang Tahun Anggaran 2024 telah distop atau dibekukan. 

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Rasa kecewa terhadap DPRD Provinsi Kepri saja masih belum hilang hingga sekarang, ini malah ditambah pula dengar kabar kalau program bantuan bidang pertanian di stop. Ini namanya, sudah jatuh tertimpa tangga,” kata Ketua KTNA Rempang, Batam, Noor Aziiz, kepada Sijori Kepri, Selasa, 3 Oktober 2023. 

BACA JUGA :  Tidak Ditunjuk Ketua DPRD Kepri, Lis Nilai Mungkin Dia Belum Layak

Disampaikan juga oleh Aziis selanjutnya, bahwa pihaknya berharap hal itu tidak akan terjadi pada para rakyat kelompok Tani yang dibawahinya khususnya dan juga para petani lain pada umumnya.

“Saya dan kawan-kawan tidak pernah berharap, program bantuan Anggaran tersebut di stop. Tapi kenyataannya malah jadi begini. Ya sudahlah kami tidak tahu harus kemana lagi mengadu. Kalau pemerintah yang buat keputusan seperti itu, kami rakyat bisa buat apa. Yang ada hanya rasa kecewa yang sangat teramat dalam. Kejam teramat kejam,” lanjut Aziis. 

BACA JUGA :  Bantu Akses Permodalan UMKM, Kepri Bentuk Jamkrida

Bukan hanya rasa kecewa itu saja yang pihaknya rasakan. Tapi juga kecewa dengan pihak DPRD Provinsi Kepri yang hingga saat ini belum memberikan jawab atas surat yang telah dilayangkannya kesana. 

“Saya pribadi dan juga kawan-kawan yang tergabung di KTNA merasa sangat kecewa terhadap DPRD Kepri yang tak kunjung memberikan jawab atas surat kami yang telah lama kami layangkan kesana. Entah seperti apa nasib surat itu. Dan yang pentingnya lagi, entah seperti apa nasib kami dan nasib pertanian kami,” ujar Aziiz, sambil mengambil cangkul hendak pergi ke kebunnya. 

BACA JUGA :  Jumaga : Lima Tahun Aku Sama Dia

Ketika hal ini di konfirmasikan kepada Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, yang bersangkutan tidak lagi menjawab sambungan ponsel dari Sijori Kepri. 

Begitu juga dengan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemko Batam, Mardanis, tidak bisa ditemui hingga detik berita ini diunggah. ***

(Nda)