Pemilik 597,5 Gram Shabu Divonis 17 Tahun

oleh

TANJUNGPINANG (HK)- Hasyim (36), terdakwa sebagai pemilik dan pengedar narkotika golongan 1 jenis shabu seberat 597,5 Gram, divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang selama 17 tahun, ditambah denda Rp 2 miliar subsider 1 tahun penjara dalam sidang, Kamis (26/03/2015).

Majelis hakim dipimpin Dame Parulian Pandiangan SH MH didampingi Iwan Irawan SH dan Sugeng SH, menyatakan terdakwa terbukti secara syah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana. sebagaimana diatur dan diancam melanggar Pasal 114 ayat (2), jo Pasal 132 ayat (1) UU nomor 354 tahun 2009 tentang narkotika.

Vonis tersebut lebih tinggi dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Efan Apturedi SH sebelumnya selama 15 tahun penjara didenda Rp 2 miliar subsider 1 tahun kurungan.

Dalam sidang terungkap, berawal ditangkapnya saksi Usman Solihin (terdakwa terpisah-red) oleh anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNP) Kepri di depan Wisma Fajar, Komplek Bintan Plaza, Jalan MT Haryono, Tanjungpinang, Kamis (21/08/2014) sekitar pukul 12.30 WIB.

Hasil penggeladahan anggota BNP Kepri didapati barang bukti diduga shabu seberat 45,83 gram, dan pil ekstasi sebanyak 54 butir di dalam tas sandang yang diletakan di atas dashboard mobil miliknya.

BACA JUGA  1 Orang Warga Karimun Ditangkap di Dalam Kamar Hotel di Selat Panjang

Dari penyelidikan BNP Kepri, saksi Usman mengaku memperoleh narkotika jenis shabu tersebut dari terdakwa Hasyim, dengan menjualnya seberat seperempat ons dengan harga Rp 20 juta dan 100 butir pil ekstasi dinilai Rp130 per butir.

Kemudian saksi Usman akan membayarnya kepada terdakwa Hasyim, setelah narkoba jenis shabu dan pil ekstasi tersebut telah habis terjual seluruhnya.

Selanjutnya anggota BNP melakukan pengembangan dengan cara menuju ke rumah terdakwa Hasyim di Jalan Gatot Subroto, Perumahan Taman Surya, Tanjungpinang, menggunakan mobil saksi Usman.

Setiba di rumah terdakwa, kemudian anggota BNP Kepri melakukan penangkapan, dan penggeledahan dalam kamar rumahnya.

Dari penggeledahan tersebut, anggota BNP Kepri menemukan 1 buah plastik warna putih bertuliskan WWW.Skynet.com.My yang berisikan 8 bungkus plastik yang berisikan kristal diduga narkoba golongan 1 jenis sabu seberat 597,6 gram.

Barang haram tersebut diletakkan terdakwa Hasyim disamping tempat tidurnya, bersama 1 buah tas travel bag warna coklat merek Travelman, 1 buah dompet berisikan uang tunai Rp 44 juta dari hasil penjualan shabu selama ini

BACA JUGA  Seorang Pria Ditangkap di Bengkong Indah

Disamping itu, petugas juga menemukan barang bukti lain, berupa 30 lembar plastik benih, 1 sendok makan, 1 gulung aluminium foil.

Hasil penyelidikan petugas BNP Kepri, terdakwa Hasyim mengaku mendapatkan dari Akok (belum ditangkap).

Atas vonis tersebut, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menentukan sikap, menerima, fikir-fikir atau banding selama satu minggu.(SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.