, , , , , , , , , ,

Pemko Tanjungpinang Jangan Permainkan Hak Warga

oleh
Penyerahan BLT untuk masyarakat Kabupaten Bintan telah dilakukan belum lama ini. (Foto : PENDIM0315)

Pemko Tanjungpinang Jangan Permainkan Hak Warga
– Segeralah Salurkan BLT, Warga Banyak Keperluan.

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Hingga Selasa, (12/5/2020), Bantuan Sosial (Bansos) melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat kurang mampu terdampak Virus Corona tidak kunjung dibagikan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Tidak ada seorang pun pejabat terkait bersedia memberi keterangan resmi terkait penundaan alokasi ini. Bahkan, Pelaksana tugas (Plt) Walikota Tanjungpinang Rahma, juga belum memberi penegasan kepastian BLT dibagikan ke warga yang telah terdata.

Wanita ini hanya bisa mengatakan BLT untuk masyarakat Kota Tanjungpinang yang terkena dampak COVID-19 masih tahap perencanaan. Pemko masih fokus bantuan sembako dampak COVID-19.

Terkait hal ini, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Tanjungpinang, Fiman Nugrajanto, mengatakan BLT ini sangat dinantikan warga penerima. Jika anggarannya telah ada, Pemko Tanjungpinang tidak perlu berlama-lama untuk menyalurkannya.

”Saat ini, banyak warga terdampak akibat pandemi COVID-19. Pendapatan warga menurun, bahkan ada yang sama sekali tidak ada pemasukan. Jika anggaran BLT ada, menurut saya Pemko Tanjungpinang jangan berlama-lama membagikannya. Jika hal ini terbiar, saya menilai sama saja mempermainkan hak warga. Ini harus menjadi catatan tersendiri buat Pemko Tanjungpinang,” jelasnya.

Mas Dwi, salah seorang warga, mengaku telah masuk data calon penerima BLT, mengatakan, BLT sangat membantu warga, dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Saat pandemi COVID-19, banyak warga yang cemas, karena sumber pemasukan tidak ada. Jika BLT Tanjungpinang ada, segeralah disalurkan.

”Segeralah Salurkan BLT, Warga Banyak Keperluan. Apalagi saat puasa Ramadhan,” kata Mas Dwi.

Sementara itu, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kominfo, Kota Tanjungpinang, belum lama ini merilis Kota Tanjungpinang, mendapatkan kuota penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia 1.585 Kepala Keluarga (KK).

Sekretaris Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Riawati, mengatakan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kota Tanjungpinang sesuai Kepmensos No.19/HUK/2020 sebanyak 11.051 KK. Dari jumlah tersebut, Kemensos menetapkan 1.585 KK yang masuk daftar penerima BLT.

“Tanjungpinang mendapatkan kuota 1.585 penerima BLT. Dan Penetapan nama penerima BLT nya ditentukan oleh Kemensos,” jelas Riawati, setelah menerima informasi dari kepala PT. Pos Tanjungpinag, Senin, (4/5/2020).

Untuk penyalurannya, Kemensos bekerja sama dengan PT. Pos se-Indonesia. Setiap KK akan mendapatkan dana BLT Rp 600.000 per bulan. BLT ini diberikan Kemensos selama 3 bulan, mulai Mei, Juni, dan Juli. Sehingga total dana BLT yang akan diterima warga selama tiga bulan senilai Rp 1.800.000. (R Rick)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]