Scroll untuk baca artikel
LINGGA

Pencairan DBH Pajak Kendaraan Bermotor Ditunda

×

Pencairan DBH Pajak Kendaraan Bermotor Ditunda

Sebarkan artikel ini

LINGGA (SK) — Dalam kondisi keuangan Pemkab Lingga yang belum stabil, banyak membutuhkan pasokan dana guna menjalankan roda Pemerintahan, selain itu masih banyak dana dari Provinsi yang belum masuk ke Pemkab Lingga, diantaranya Dana Bagi Hasil (DBH) pajak kendaraan.

Mulkan Azima, Kabid Pendapatan, Kabupaten Lingga, mengatakan, Pemkab bersama Anggota Komisi III DPRD Lingga, telah menanyakan atas tersendatnya DBH tersebut ke Pemprov Kepri belum lama ini, Namun, mereka mendapat jawaban jika DBH ditunda penyerahannya.

Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita
Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita

“Kabupaten Lingga mengusulkan dana DBH pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 3,2 Milyar, namun, Namun, total yang diajukan tersebut tergantung persetujuan Gubernur,” terangnya kepada wartawan, melalui telepon selularnya, Senin (21/12/2015).

BACA JUGA :  DPRD Lingga Setujui Perda APBD Perubahan 2015

DBH kendaraan bermotor dari Pemerintah Provinsi Kepri, kata Mulkan, bukannya tidak diserahkan, namun ditunda dulu, hal ini mengingat kondisi keuangan Provinsi juga mengalami defisit.

“Bukan hanya Pemkab Lingga saja yang belum mendapat DBH itu, Kabupaten/Kota lainnya juga belum mendapatkannya,” ungkapnya.

Dengan tertundanya sejumlah dana dari Pemprov Kepri, lanjut Mulkan, Pemkab Lingga belum dapat melakukan sejumlah kegiatan karena kekosongan anggaran, sedangkan sejumlah kebijakan telah dilakukan Pemkab Lingga, salah satunya dengan mengurangi tenaga honorer, selain DBH kendaraan bermotor, Pemerintah Provinsi juga belum menyerahkan dana pengentasan kemiskinan (Taskin) kepada Pemkab Lingga.

BACA JUGA :  Sambut Likuran Dengan Gerbang Lampu Pelita

“Dari hasil pertemuan Pemkab dan Anggota DPRD Lingga dengan Pemprov Kepri tersebut, mendapat kabar, bahwa dana Taskin akan dicairkan lebih dulu dan diserahkan dalam Tahun ini,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi III DPRD Lingga, Drs Nurdin, kepada wartawan, menuturkan, Gubernur saat ini kurang mengerti terhadap kebutuhan masyarakat kecil yang sangat bergantung dengan program ini, padahal pihak Provinsi dalam pertemuan tersebut telah berjanji akan mencairkan dana tersebut dalam satu minggu, namun, hingga saat ini Provinsi belum juga mencairkan dana tersebut.

BACA JUGA :  Pilkada Lingga, Ishak-Salmizi 1, Riki-Supri 2 dan Nizar-Neko 3

“Saya minta Gubernur memperhatikan masyarakat kecil, terlebih lagi program RTLH,” imbuhnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Share and Enjoy !

Shares
Shares
DMCA.com Protection Status