Pencarian Pesawat M-28 Milik Polri “DIHENTIKAN”

oleh
Pencarian Pesawat M-28 Milik Polri “DIHENTIKAN” 1
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI dan Polri. (Foto : Munsyi Bagus Utama)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

TANJUNGPINANG (SK) — Usaha yang dilakukan Tim Basarnas ,TNI Polri, Bea Cukai, dan KPLP, dalam pencarian korban dan serpihan Bangkai Pesawat M-28, milik Polri yang jatuh di perairan Lingga pada Tanggal 03 Desember lalu, di akhiri pada hari ke sepuluh, yakni Senin, (12/12/2016).

Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Brig Jend TNI (Mar) Ivan Ahmad Riski Titus SH, dalam jumpa per di Kantor Basarnas Kepri, mengatakan bahwa pencarian awalnya sampai 7 (hari), namun diinsturksikan untuk di tambah 3 (tiga) hari, karena masih efektif untuk ditemukan serpihan-serpihan lain.

“Kemudian sampai hari ke 7 (tujuh), kita melaksanakan kegiatan pencarian tersebut, namun kita perpanjang atas pernyataan dari Kapolri juga, menyampaikan bahwa operasi SAR ini, minta diperpanjang 3 (tiga) hari. Mengapa di perpanjang, sebab setiap hari kita masih mendapatkan temuan-temuan, sehingga masih efektif untuk dilakukan pencarian hingga hari ini, terakhir tadi siang,” papar Ivan, Senin (12/12/2016), sekitar Pukul 17:00 WIB.

Ivan menjelaskan, pencarian di hari pertama hanya satu sektor, Singapura masih ikut membantu melakukan pencarian, namun di hari kedua Indonesia menyatakan bisa melaksanakan sendiri, mandapat bantuan total 16 (enam belas) kapal, dan di bagi menjadi 4 (empat) sektor. Kemudian berkembang menjadi 11 (sebelas ) sektor, dan dari sebelas titik tersebut, ada tiga titik yang di prediksi serpihan-serpihan besar.

“Dihari ke 3 (tiga), dan ke empat, dilakukan penyelaman, dari sebelas titk tersebut ada 3 (tiga) titik yang berupa bongkahan besar,” cerita Ivan.

Mantan Wakil Komandan Kobangdikal ini melanjutkan ceritanya, bahwa kendala yang dihadapi adalah angin dan kuat arus di dalam cukup tinggi, yaitu pada hari ke 5 (lima) itu kuat arus di dalam air mencapai 5 (lima) knot, kemudian gelombang sampai 3 (tiga) meter, dan kecapatan angin mencapai 40 (empat puluh) knot.

“Pada hari terakhir, hari ke 10 (sepuluh), hampir sama denggan hari ke 5 (lima), bahkan angin kecapatannya 28 sampai 48 knot,” tambahnya.

Pria kelahiran Bandung, 57 tahun itu menyatakan, bahwa operasi dihentikan hari ke sepuluh, namun Basarnas akan tetep melaksanakan kegiatan Siaga SAR.

“Dengan berakhirnya kegiatan pencarian ini, bukan berarti kita selesai begitu saja. Basarnas akan tetap melaksanakan kegiatan siaga SAR. Atas instruksi dari Kepala Badan SAR Nasional, maka sore ini pukul 17:00, kami dari Basarnas menyatakan operasi SAR terhadap lost konteknya pesawat Jenis Pesawat C/S : P 4201, Type : M 28 Sky Truck, milik Polri dinyatakan selesai,” tutupnya.

Pada acara jumpa pers itu juga di hadiri oleh Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, Dandim 0315 Bintan, Kol Inf Arif Suseno, perwakilan dari Lantamal IV Tanjungpianng, dan Lanudal, serta staf Vasarnas. (SK-MU/C)

 

banner 4921x615

banner 1280x160

banner 740x400

banner 1280x157

banner

banner 1050x130 banner 2560x472

banner 740x400

banner