BATAMHEADLINE

Penjelasan Kapolresta Barelang Terkait Isu Bayi Meninggal Dunia Saat Bentrokan Dengan Masyarakat Rempang Galang

×

Penjelasan Kapolresta Barelang Terkait Isu Bayi Meninggal Dunia Saat Bentrokan Dengan Masyarakat Rempang Galang

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto. (Foto : Ist)

BATAM – Terkait isu bayi meninggal dunia saat bentrokan yang terjadi antara tim terpadu dan masyarakat Rempang Galang yang menolak relokasi terkait rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian’s Economic Growth adalah hoax.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, bahwa terkait isu bayi meninggal dunia itu adalah hoax. 

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pihaknya sudah melakukan klarifikasi di Rumah Sakit Embung Fatimah, alhamdulillah bayi tersebut sehat walafiat, dan saat ini sudah pulang ke rumahnya. 

“Bahkan, kita juga mengevakuasi ibu-ibu dan anak sekolah yang dekat jembatan 4 terdapat sekolah, alhamdulillah adek-adek di sekolah semua selamat,” ucap Nugroho, kemarin.

Kedepan yang kita harapkan dukungan masyarakat terkait program pemerintah yang semata-mata untuk mensejahterakan rakyat bukan untuk menyengsarakan rakyat. Diharapkan Rempang Galang ini maju dengan adanya investor masuk. Oleh karena itu, wajib kita dukung kebijakan pemerintah. 

“Saya tekankan, tim terpadu itu pemerintah atas nama negara. Apabila menemukan ada orang yang melanggar hukum pemblokiran jalan, mengancam petugas, atau melawan petugas itu termasuk pelanggaran hukum. Disitu negara harus hadir dan tidak boleh kalah dengan orang atau sekelompok seperti itu, dan hari ini kita berhasil untuk membuka blokir jalan di jembatan 4 hingga rest area ini,” ujarnya. 

“Saya harapkan di Sembulang dapur 6 semoga sadar apa yang mereka lakukan, sehingga tidak melakukan pemblokiran jalan lagi besok,” harap Kapolresta. ***

(Red)

Follow