Pesawat Susi Air Jatuh, 7 Korban Dievakuasi

oleh
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban kecelakaan Pesawat Susi Air di Duma, Provinsi Papua. (Foto : Basarnas)

Sijori Kepri — Pesawat Pilatus Porter PC-6 milik Susi Air PK-BVM mengalami insiden kecelakaan dan diinformasikan jatuh saat terbang dari Timika menuju Duma, Provinsi Papua, Kamis, 23 Juni 2022, pagi.

Pesawat Pilatus Porter PC-6 milik Susi Air PK-BVM dengan POB 7 (tujuh) orang tersebut diperkirakan jatuh di Koordinat 04°02′ 54.00″S / 136° 43′ 0600E, jarak 38 Miles, radial 343.81° dari Timika.

Mendapatkan informasi adanya kejadian kecelakaan Pesawat Pilatus Porter PC-6 milik Susi Air PK-BVM, Tim SAR gabungan dari Kantor SAR Timika dan TNI AU diberangkatkan menggunakan Heli Caracal TNI AU menuju lokasi kejadian kecelakaan.

Heli yang membawa Tim SAR gabungan tersebut lepas landas dari Bandara Moses Kilangin Timika, pukul 11.16 WIT menuju titik evakuasi.

Saat ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat, 7 (tujuh) orang korban dinyatakan selamat, dan saat ini berada di Duma, Timika, Papua. Sementara, 5 (lima) korban mengalami patah tulang dan luka-luka. 

Selanjutnya, menggunakan Heli Caracal, mengevakuasi kelima korban di bandara Moses Kilangin, yang selanjutnya dibawa ke RSUD Timika, Pukul 12.05 WIT.

BACA JUGA  Penumpang Susi Air Kecewa

Sementara 2 (dua) korban lainnya yang tidak mengalami cidera, merupakan warga Duma, sehingga tidak dievakuasi ke Timika.

Adapun daftar nama korban pada kecelakaan tersebut, antara lain, Capt Doyle Peter (Warga Negara Afrika Selatan), Lukas Dimpau, Seru warkus Diabelu, Leo Pimpiau, Philipus Dimpau, Ficken Dimpau, dan Melina Dimpau. 

Diketahui pesawat tersebut take off dari Bandara Timika Pukul 05.34 WIT dan direncanakan tiba di bandara Duma pukul 05.54 WIT. 

Pada Pukul 06.00 WIT, Basarnas Command Center di Jakarta mendeteksi sinyal distress alert dari pesawat dengan registrasi PK BVM milik Susi Air tersebut, diperkirakan jatuh di Koordinat 04°02′ 54.00″S / 136° 43′ 0600E, jarak 38 Miles, radial 343.81° dari Timika.

Kantor SAR Timika yang menerima berita tersebut langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyiapkan 1 (satu) tim SAR untuk melaksanakan Operasi SAR. 

Pada pukul 06.14 WIT, tim SAR Kantor SAR Timika sudah berada di Bandara Moses Kilangin untuk merencanakan proses operasi SAR Bersama instansi Terkait. 

Pukul 11.16 WIT 1 TIM SAR gabungan dari Kantor SAR Timika dan TNI AU diberangkatkan menuju lokasi jatuhnya pesawat menggunakan Heli Caracal TNI AU untuk mengevakuasi korban. (hms)

Shares