PLN Datangkan Mesin Bekas

oleh

– Tambah Daya Masyarakat Tanjungpinang Dan Bintan.

TANJUNGPINANG (SK) — Andy Cory Fatahuddin Koordinator Masyarakat Krisis Listrik Anti Kegelapan, tengah mendatangkan Tenaga Ahli (TA) mesin pembangkit Listrik dari Jakarta untuk melakukan pengecekan, serta penelitian terhadap mesin pembangkit yang telah didatangkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pekan Baru Untuk Wilayah Kota Tanjungpinang (29/03/2015).

“Kedatangan Tekhnisi ini sengaja didatangkan, yang tujuannya  untuk memperlihatkan sekaligus menguji ketahanan dan keaslian mesin pembangkit tenaga listrik yang didatangkan ke Tanjungpinang beberapa hari yang lalu,” tukas Andy Cory kepada Sijori Kepri.

Juga dijelaskan, bahwa Tenaga Ahli yang saat ini didatangkan dari Jakarta merupakan tim yang telah teruji kemampuannya dalam menangani mesin PLN diseluruh Indonesia bahkan Luar Negeri.

“Untuk listrik Tanjungpinang, saya beserta rekan-rekan lainnya yang terbentuk dalam Masyarakat Peduli Penerangan yang Anti terhadap kegelapan, menegaskan tidak pernah main-main untuk menyelesaikan krisis listrik yang dirasakan masyarakat Tanjungpinang dan Bintan.

Hari ini juga kita akan tinjau keberadaan dan type mesin yang telah sampai di Kota Tanjungpinang, Mesin yang rencananya sebagai mesin andalan penambah daya untuk mencukupi quota masyarakat ini disimpan disebuah gudang penyimpanan di Kelurahan Air Raja.

Tenaga ahli khususnya bidang mesin pembangkit listrik, Chip Engineer Yoserizal mengatakan, bahwa setelah memperhatikan serta melakukan penelitian fisik dan elemen yang digunakan mesin tersebut, 3 mesin Caterpillar yang saat ini berada di kelurahan Air Raja adalah mesin pembangkit yang patut diragukan keasliannya, serta efek dominonya untuk penerangan warga Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

“Akan tetapi, saat ini ada dua mesin yang ternyata mesin yang ada saat ini adalah mesin bekas (seken) dan diduga akan tetap mengalami permasalahan ketika akan dioperasikan. Bisa dipastikan setelah melihat kondisi dua mesin tadi, dapat diperkirakan jadwal yang tengah ditetapkan bersama, antara PLN yang dihadiri Gubernur Kepri dan beberapa tokoh, serta perwakilan masyarakat, bisa dipastikan kesepahaman saat itu tidak akan tercapai.Yang mana akan terealisasi Tanjungpinang dan bintan terang benderang pada tanggal 6 April 2015 mendatang.

Ironisnya lagi,menurut penelusuran yang dilakukan Andy Cori dan Yoesrizal sebagai ahli mesin yang juga putra Tanjungpinang ini terhadap kondisi serta kualitas mesin dan legalitas para pekerja yang menurut mereka,  diduga tidak memiliki standarisasi ahli mesin lisitrik atau tenaga ahli.

“Maka bisa dipastikan bakal pemadaman tetap terus terjadi. karena perusahaan yang dipekerjakan oleh pihak PLN yaitu CV. Fortuna Abadi tidak mempunyai standar kerja mesin PLN,” Tukas Yoesrizal.(SK-R.Nst)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.