Polair Polres Lingga Amankan Kapal Pukat Hela Trawl

oleh

LINGGA (SK) — Kembali jajaran Sat Polair, Polres Lingga, mengamankan Kapal pukat Hela (Trawl) diperairan Alang Tiga Desa Posek, Kecamatan Singkep Barat, kapal Gunajaya 14 GT, milik A’eng, warga Kuala Enok, Inhil, dengan Nakhoda, Abdul Rahman (29) beserta 4 orang Anak Buah Kapal (ABK), Ergianto, Risman jaya, Joni, Alianto, saat diamankan sekitar Pukul 9.00 WIB pagi, Sabtu (7/11/2015) lalu, sedang beraktifitas dilaut Alang Tiga tersebut.

Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.2/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawls) dan Pukat Tarik (seine nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Peraturan Menteri KKP itu merupakan penegasan dari UU No.31/2004 tentang Perikanan Pasal 9 ayat (1) menyebutkan larangan kepemilikan dan penggunaan alat tangkap ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah Indonesia, termasuk jaring trawl atau pukat harimau, dan/atau kompressor.

Kasat Polair Polres Lingga, AKP Sugito, ketika dikonfirmasi, mengatakan, Kapal Gunajaya tidak memiliki dokkumen yang sah menurut undang undang kelautan, meski memiliki SIUP namun sudah tidak berlaku lagi karena tidak diperpanjang, sementara untuk Surat Izin Kapal Penangkap Ikan (SIKPI) mereka tidak memilikinya.

BACA JUGA  Ini Penyebabnya Kapal Speed Boat BNPB Lingga Hangus Terbakar

“Saat ini, Nakhoda kita amankan, sementara 4 orang ABK tidak kita tahan dan akan kita kembalikan,” ucapnya, kepada Sijori Kepri, Selasa (10/11/2015) diruang kerjanya.

Menurut dari pengakuan mereka, Kata Sugianto, sudah sering beroperasi diperairan kita, Dalam kasus ini, Nakhoda dikenai pasal 26 ayat (1) Jo pasal 92 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) Jo pasal 93 ayat (1) Jo pasal 28 ayat (1) Jo pasal 94 Undang-Undang RI No.45 Tahun 2009, tentang perubahan atas Undang-Undang RI No.31 Tahun 2004 tentang perikanan, dengan ancaman 5-8 Tahun penjara.

“Kapal saat ini kita amankan di pelabuhan Polair, Jagoh, sementara Nakhoda kita amankan di Mapolsek Dabo, untuk 4 orang ABK tidak kita tahan, nanti hanya akan kita jadikan saksi, setelah prosesnya selesai semua ABK kita pulangkan,” imbuhnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : DEDI YANTO

Kasat Polair. AKP Sugianto bersama Kanit, Ipda Idris dan Nakhoda Kapal (Foto: Puspandito)
Kasat Polair. AKP Sugianto bersama Kanit, Ipda Idris
dan Nakhoda Kapal (Foto: Puspandito)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.