banner 740x400

banner 740x400

Polda Bantah Ada Personil Serobot Rumah Warga

Polda Bantah Ada Personil Serobot Rumah Warga
Polda Kepri menyampaikan klarifikasi terkait viralnya pemberitaan di media sosial, tentang pengaduan masyarakat untuk tangkap dan penjarakan polisi jahat. (Foto : Humas Polda Kepri)


Polda Bantah Ada Personil Serobot Rumah Warga

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs S Erlangga, menyampaikan klarifikasi terkait viralnya pemberitaan di media sosial, tentang pengaduan masyarakat untuk tangkap dan penjarakan polisi jahat.

Dengan adanya informasi yang beredar di tengah masyarakat terutama di Media Sosial yang telah beredar tuduhan sepihak dari Daulae Nainggolan terhadap Kompol Faisal Sahroni (anggota Polri Polda Kepri), tentang hak kepemilikkan rumah.

”Kita klarifikasi hal ini agar masalah kepemilikan rumah di Komplek Perumahan Taman Cipta Asri Sagulung-Kota Batam tersebut tidak menjadi rancu atau bias, serta menjadi Polemik pemberitaan ditengah masyarakat,” kata S Erlangga, Kamis, (12/12/2019).

Pimpinan BPR Dana Nusantara, Jhon Herbet Simarmata, mengatakan bahwa pemberitaan yang beredar tentang Kompol Faisal Sahroni telah merampas kepemilikkan rumah Daulae Nainggolan itu tidak benar. Hal yang sebenarnya terjadi adalah penjualan rumah tersebut adalah legal dan resmi sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan sesuai dengan kuasa jual, serta akte penyerahan yang telah disetujui oleh Daulae Nainggolan, beserta istrinya.

“Dalam hal ini tidak ada perampasan dan dilakukan secara sukarela dan musyarawarah, serta kesepakatan bersama antara kedua pihak. Ini dilakukan dengan ikhlas dalam penandatangan berkas perjanjian,” jelas pimpinan BPR Dana Nusantara.

“Permasalahan ini juga sudah dibuktikan di pengadilan sebanyak dua kali, bahwasanya peralihan hak dari Daulae Nainggolan ke bapak Kompol Faisal Sahroni adalah legal dan sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang berlaku, serta penandatanganan kesepakatan dilakukan dihadapan Notaris yaitu Notaris Suhendro Gautama,” tutupnya.

Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kepri, Kompol Albert Perwira Sihite SH SIK, menjelaskan bahwa, hal yang disampaikan oleh pihak Bank BPR Dana Nusantara sudah jelas, dan tindak ada pelanggaran disiplin terhadap anggota Polri, seperti yang telah tertulis didalam perjanjian hal ini sudah dilalui melalui prosedur berdasarkan akta jual nomor 47 tanggal 14 November 2012 dan akta perjanjian penyerahan nomor 46 tanggal 14 November 2012 yang dilakukan oleh Daulae Nainggolan bersama istrinya memberikan kuasa jual kepada pihak Bank BPR Dana Nusantara dan kemudian dibeli oleh saudara Faisal Sahroni rumah tersebut.

”Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat, diharapkan dalam menggunakan media sosial hendaknya lebih bijak, bila ada fakta hukum yang tidak sesuai dalam proses penyidikan, silahkan lakukan upaya perlawanan hukum dengan praperadilan hingga menjadi transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Albert Perwira Sihite. (Wak Rans/R)

Click to rate this post!

[Total: 1 Average: 5]

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan