Polisi, Kades dan Warga Bertindak, Lima Pelaku Bom Ikan Ditangkap

oleh
Pelaku Bom Ikan di Perairan Pulau Pejantan, Kecamatan Tambelan saat diamankan petugas. (Foto : Ist)

Polisi, Kades dan Warga Bertindak, Lima Pelaku Bom Ikan Ditangkap

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Aksi pencurian ikan menggunakan bom benar-benar tidak diberi lampu hijau di wilayah perairan Tambelan. Siapa saja yang berani melakukan, aparat, bekerjasama warga setempat akan mengambil tindakan tegas.

Seperti terjadi Senin, (27/1/2020), sekira pukul 17.00 WIB. Kejadian bermula, pengaduan salah seorang warga Desa Batu Lapuk, Tambelan, kepada Kepala Desa (Kades) Mentebung, Tambelan, Iswandi, ada kapal diawaki lima orang tidak dikenal, melakukan aksi pengeboman ikan di perairan Pulau Pejantan, Kecamatan Tambelan.

Laporan ini langsung disikapi tegas oleh sang Kades. Ia lantas mengumpulkan warganya, dan langsung memburu pelaku. Sebelum bertindak, tidak lupa, aksi heroik ini mereka laporkan terlebih dulu ke Polsek Tambelan.

Setiba di lokasi kejadian, Kades Iswandi dan warga, langsung memburu pelaku. Melihat aksinya diketahui warga, pelaku berusaha kabur. Barang bukti berupa beberapa bahan peledak yang telah dirakit menyerupai bom, langsung dibuang ke laut.

Usai membuang barang bukti, tiga pelaku berusaha ngacir, menggunakan sampan. Sedangkan, dua pelaku lainnya, langsung nyebur ke laut dan berupaya berenang ke arah Pulau Pejantan. Dua pelaku yang berenang langsung ditangkap.

Hasil interogasi polisi, dua pelaku yang tertangkap ini bernama Lasiba Bin La Abu (47), warga Pemangkat, Kalimantan Barat dan Zuhardi Bin Mis (28), warga Selakau, Kalimantan Barat, Joro Bin La Ode (36) warga Kalimantan Barat, Zuliardi bin Mus (28) dan La Ane Hansu (28).

Pelaku ini langsung dibawa ke Mapolsek Tambelan, guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Sementara, kapal pelaku tenggelam.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson, diminta keterangan, membenarkan kejadian ini. Saat ini, lima pelaku telah ditahan.

”Semua pelaku telah diamankan. Berikut barang bukti, antara lain ikan hasil tangkapan sekitar 100 kilogram dan bahan peledak,” jelas Missyamsu Alson.

Alson memberi apresiasi atas tindakan warga menumpas pelaku bom ikan. Upaya ini bertujuan mempertahankan kelangsungan habitat hewan yang ada dalam air.

”Kita beri apresiasi atas keberhasilan warga menumpas pelaku bom ikan. Namun, kita imbau sebelum bertindak, terlebih dulu harus berkoordinasi aparat polisi dan aparat lainnya,” pungkasnya. (Wak Obet)

Click to rate this post!
[Total: 2 Average: 4.5]