, ,

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan di Mitra Raya Cluster Everfresh Batam

oleh
Pelaku pembunuhan berencana inisial SA (22) di Perumahan Mitra Raya Cluster Everfresh Kota Batam berhasil ditangkap Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Barelang dan Opsnal Batam Kota. (Foto : Ist)
Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Barelang dan Opsnal Batam Kota, bersama pelaku pembunuhan berencana di Perumahan Mitra Raya Cluster Everfresh Kota Batam. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Dendam sama anak korban inisial KH, pelaku pembunuhan berencana berinisial SA (22), melakukan tindak Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, dengan tempat kejadian di Perumahan Mitra Raya Cluster Everfresh, Kota Batam, Rabu, (09/06/2021), sekira pukul 13.27 WIB.

Walau sempat melakukan perlawanan, Pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian dari Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Barelang dan Opsnal Batam Kota, yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan.

Turut diamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah Lakban, 1 (satu) helai Jaket warna hitam bertulisan Visalux, 1 (satu) helai Sweater warna abu-abu, 1 (satu) helai celana panjang warna hitam, 1 (satu) Topi warna hitam, uang sejumlah Rp 2.100.000 (dua juta seratus ribu rupiah), 150 uang Ringgit Malaysia, 50 uang Dollar Singapore.

BACA JUGA  Ditreskrimum Polda Kepri Tangkap 7 Sindikat Perdagangan Orang

Kapolresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Yos Guntur, ketika dikomfirmasi membenarkan telah terjadi tindak pidana pembunuhan berencana di Perumahan Mitra Raya Cluster Everfresh Kota Batam. Sesuai dengan keterangan pelaku, bahwa pelaku merasa dendam kepada anak korban, sehingga melampiaskan amarahnya dengan berencana membunuh Korban.

“Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk Pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Yos Guntur, Rabu, (09/06/2021).

Kronologis kejadian berawal Senin, (07/06/2021), sekira pukul 17.00 WIB, pelapor yang baru saja pulang kerja pada saat tiba di rumah memanggil korban inisial KH, namun tidak ada jawaban. Kemudian pelapor mencoba masuk ke dalam rumah, dan pada saat di dalam rumah, pelapor kembali memanggil korban dan mengecek ke dalam kamar tidur membuka selimut, lalu memanggil korban, namun tidak sadarkan diri.

No More Posts Available.

No more pages to load.