, ,

Polsek Lubuk Baja Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pasar Samarinda, Begini Kronoligis Kejadiannya

oleh
Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pasar Samarinda, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja melaksanakan rekonstruksi kasus dugaan tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban inisial Budi Damanik (42) meninggal dunia yang terjadi pada tanggal 9 Mei 2021, di depan Pasar Samarinda, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Selasa, (31/08/2021).

Dalam rekonstruksi tersebut. tersangka Sarip Puddin Harefa dengan pengawalan kepolisian melakukan reka adegan di Depan Pasar Samarinda, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, IPDA Fajar Bittikaka, Kanit Samapta Polsek Lubuk Baja, IPTU Marsahid, Kanit Intelkam Polsek Lubuk Baja, IPTU Rosyid, Kejaksaan Negeri Batam, Rosmalina Sembiring, Kejaksaan Negeri Batam, Junaidi Siregar, Kuasa Hukum Tersangka, Bernard Nababan, Personel Polsek Lubuk Baja dan Personel Unit Inafis Polresta Barelang yang menyaksikan langsung jalannya rekonstruksi.

BACA JUGA  Rinto Satbang Asal NTT Ditemukan Tewas

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, melalui Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono, mengatakan, rekonstruksi ini sangat penting sebagai gambaran yang jelas tentang terjadinya suatu tindak pidana.

“Rekonstruksi ini dilaksanakan untuk menguji kebenaran keterangan pelaku ataupun saksi yang ada, sehingga dapat diketahui benar tidaknya tersangka melakukan tindak pidana tersebut, seperti yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan,” kata AKP Budi Hartono.

Ngeri !!! Saksi Ungkap Aksi Penikaman di Batam

Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Budi Damanik (42), yang keseharian membantu istrinya inisial EM (32) berjualan Es Cendol di Pasar Tos 3000, Jodoh, Kota Batam, tewas ditikam orang tak dikenal, di Pasar Samarinda, Kota Batam, Minggu, (09/05/2021), sore.

Warga yang melintas tampak memadati lokasi kejadian, dan dari pantauan awak media ditemukan korban masih tergelatak dengan kondisi bersimbah darah.

Seorang saksi yang melihat langsung perkelahian mengungkapkan kengeriannya melihat duel maut tersebut, yang berakhir dengan tewasnya salah seorang korban.

“Ngeri !!! Pertama saya lihat mereka ini terlibat cek-cok, kemudian berkelahi. Dan terakhir seperti ini lah, korban ditikam,” katanya, yang minta namanya tidak disebutkan.

BACA JUGA  Satreskrim Polresta Barelang Ringkus Seorang Wanita di Bengkong Sarmen

Ia tidak menyangka kalau pelaku membawa Sajam (Senjata Tajam). Dan sebenarnya, saat perkelahian itu, korban sudah mulai menghindar.

“Namun naas baginya, karena lawannya membawa pisau,” ungkapnya, seraya menggeleng-gelengkan kepala.

Pantauan di lapangan, korban tergelatak dengan kondisi bersimbah darah dan pisau tertancap di dada sebelah kiri korban. Dan Warga yang melintas tampak memadati lokasi kejadian. (Wak Dar)

No More Posts Available.

No more pages to load.