Polsek Tanjungpinang Timur Tangkap Pelaku “PEMBAKARAN TOKO BINTAN EMBAS”

oleh
Polsek Tanjungpinang Timur Tangkap Pelaku “PEMBAKARAN TOKO BINTAN EMBAS” 1
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Effendri Alie, memberi keterangan pers. (Foto : Polsek Tanjunginang Timur)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

– Ini Modusnya.

TANJUNGPINANG (SK) — Kebakaran yang terjadi di toko material bangunan Bintan Embas, Km 7 Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, baru-baru ini ternyata adalah modus pencurian yang dilakukan mantan karyawannya sendiri, yaitu Sunarno (SN).

Berdasarkan laporan korban pemilik toko, Joni (40), dan dari informasi rekan-rekan Joni, akhirnya Polsek Tanjungpinang Timur berhasil meringkus terlapor SN di kediamannya, Jalan Ir sutami, RT 05/RW 07 No 65, Rabu, (09/11/2016), sekitar Pukul 19.00 WIB, beserta barang bukti.

Kemudian, anggota Unit Reskrim juga meringkus laki-laki bernama Bintoni Haloho (BH), yang diduga sebagai penadah (pertolongan jahat) dalam kasus tersebut.

Informasi yang diterima dari Polsek Tanjungpinang Timur, kronologis kejadiannya ialah terlapor yang juga mantan karyawan Bintan Embas, berhasil masuk kedalam kantor milik pelapor dengan memecahkan kaca jendela, kemudian mengambil 6 (enam) nota tagihan yang nilainya jutaan rupiah.

Untuk menghilangkan jejak, terlapor kemudian membakar berkas-berkas yang ada di dalam gudang/kantor tersebut dengan mancis gas dan langsung melarikan diri ke rumah saksi Muhtas (37) dan menumpang untuk tidur sekitar Pukul 05:30 WIB dan menyembunyikan kunci ring di rumah saksi.

Selanjutnya, terlapor SN menyerahkan 4 (empat) nota tagihan kepada Bintoni Haloho pada hari Selasa (08/11/2016) sekitar Pukul 15:30 WIB, di depan Bestari Mall, Jalan Teuku Umar, Tanungpinang dengan maksud untuk membantunya menagih nota.

BH berhasil menagih di Toko Mitra, Jalan Gatot Subroto KM 5, dengan tagihan sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) pada hari Rabu (09/11/2016) sekitar Pukul 14:00 WIB dan terlapor mendapat bagian dua juta rupiah. Pada saat panagihan itu, diketahu juga oleh saksi Hari Angga (24) yang merupakan supir pribadi BH.

Dalam jumpa pers, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Effendri Alie, menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima polisi dua bulan yang lalu, agen Toko Bangunan Bintan embas terbakar. Polisi mulai curiga karena kejadian ini sudah dua kali.

“Kita turunkan tim Labor untuk menyelidiki, apakah ini merupakan murni terbakar,” kata Effendri, kepada awak media, Kamis, (10/11/2016).

Untuk mengungkap kasus ini, Effendri meminta kepada palapor (Joni, Red) untuk menghubungi rekan-rekan yang diperkirakan memiliki hutang besar terkait nota yang hilang. Kemudian polisi meminta kepada rekan terlapor yang diperkirakan akan ditagih untuk membayarkan saja tagihannya, dengan syarat meninggalkan nomor Handphone.

“Saya pesankan kepada toko yang berhutang, apabila ada yang menagih berikan saja. Boleh tapi tinggaalkan nomor Handphone. Dan ternyata ada salah satu rekanan pelapor yang ditagih, yang katanya suruhan korban (Joni, Red),” papar Effendri.

Berdasarkan keterangan dan nomor handphone yang didapatkan, akhirnya Polsek Tanjungpinang Timur berhasil meringkus kedua tersangka, dan atas perbuatannya SN di jerat dengan Pasal 363 dan 187 KUHP Pidana, dengan ancaman 7 tahun penjara, sedangkan BH dengan Pasal 480 ayat 1e dan 2e, dengan ancaman 4 tahun penjara. (SK-MU/C)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner