Pria Lansia Ditikam OTK

oleh

– Pelaku Membawa Pisau Panjang.

TANJUNGPINANG (SK) — Tindak kejahatan dengan kekerasan kembali terjadi. Kali ini korbanya, Kimin (77), seorang pria lanjut usia (Lansia) warga Lorong Tambak, Jalan Bakar Batu, nyaris tewas terkena tikaman oleh Orang Tak Dikenal (OTK), jum’at (10/4/2015) sekitar pukul 22.00 WIB.

Beruntung dalam peristiwa tersebut, korban berusaha mengelak yang mengkibatkan tangan kanannya mengalami luka robek akibat senjata tajam milik pelaku.

Informasi yang dihimpun dilapangan, sebelum kejadian korban saat itu sedang jalan kaki. Namun tiba-tiba datang dua orang tak dikenal menghunuskan pisau kearah badannya, namun ditangkap pakai tangan oleh korban.

Salah seorang warga disekitar kejadian, Bahrum mengatakan, pada saat itu banyak pemuda yang sedang duduk di Surau yang tak jauh dari lokasi kejadian, tetapi tidak satupun yang mengetahuinya.

“Kami tidak tahu kalau ada peristiwa tersebut. Padahal jaraknya tidak begitu jauh,” kata Bahrum.

Dikatakannya, kalau seandainya tidak ada mobil parkir di lokasi kejadian. Kemungkinan pemuda setempat yang sedang duduk di Surau itu pasti nampak.

“Kalau tadi tak terhalang mobil mungkin orang yang sedang ngumpul tersebut bisa tau. Tapi ini sama sekali tidak tau,”kata Bahrum.

Ditemui, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Kimin, menceritakan dia pada saat itu sedang berjalan kaki menuju rumah keponakannya. Tiba – tiba pelaku yang menggunakan motor berhenti didepan dirinya.

“Saya sempat cekcok dengan salah satu pelaku. Tiba – tiba mereka mengeluarkan pisau panjang dan mencoba menikam saya. Pas mau ditusuk, saya sempat mengelak. Dan langsung saya tangkap pisau yang dipegang dia, makanya tangan saya luka,” ujar Kimin.

Dikatakannya, pada saat kejadian dia tidak berani untuk berteriak karena takut pelaku malah brutal dan menikam dirinya.

“Mereka itu berdua. Pelaku yang turun dan mencoba tikam saya dia pakai topi. Sedangkan yang di motor pakai helm,” kata Kimin.

Setelah mereka lari, terang Kimin, dia pun langsung memberitahu kepada salah satu anggota keluarganya mengenai peristiwa yang dialaminya.

“Setelah itu saya pun langsung ke rumah sakit dibawa anak keponakan saya untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat, Ipda Dulatif mengatakan pihaknya tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut.

“Belum ada laporan yang kami terima adanya peristiwa tersebut. Kalau nanti korban membuat laporan. Akan saya khabari untuk lebih lanjutnya,”ucap Dulatif singkat.(SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.