Program Dinsosnaker Tanjungpinang Patut di Pertanyakan

oleh

– Terkait Pembinaan Anak Jalanan Yang Tidak Merata

TANJUNGPINANG (SK) — Belum genap sepekan yang lalu, tepatnya pada tanggal 15-16 Juni 2015, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan penertiban dan pembinaan anak jalanan.

Program rutin yang dilakukan Dinsosnaker ini, bertujuan agar anak-anak tidak kembali ke jalan, dengan adanya bantuan dari pemerintah, semoga mereka dapat melanjutkan sekolahnya, begitulah harap surjadi, selaku Kepala Dinsosnaker dalam kata sambutannya beberapa waktu yang lalu.

Namun dari hasil pantauan dilapangan, Program Dinsosnaker Tersebut tentu patut dipertanyakan karena, masih ada saja anak-anak penjual koran di lampu-lampu merah, bertempat di Jalan D. I Pandjaitan, yaitu di simpang Kota Piring, mereka tampak sangat lesu saat menjajakan korannya, Sabtu (20/6/2015).

Saat diwawancarai Sijori Kepri, Adi (11) mengatakan, ia sebenarnya mengetahui tentang adanya program yang dilaksakan Dinsosnaker melalui teman-temannya, namun ia mengaku tidak dapat undangan.

“Tidak diundang, jadi malu mau ikut om,” kata Adi.

Adi yang merupakan Warga Kilometer 18 Kijang ini juga menyebutkan bahwa, ia terpaksa menjual koran untuk menutupi biaya sehari-hari, seperti biaya sekolah, biaya untuk makan dan untuk beli obat orang tuanya yang sakit. (Sk-San)

BACA JUGA  Di Cari Orang Tua Adopsi

LIPUTAN TANJUNGPINANG : AIDIL SANDY
EDITOR : DEDI YANTO

Program Dinsosnaker Tanjungpinang Patut di Pertanyakan (Photo : Aidil Sandy)
Program Dinsosnaker Tanjungpinang Patut di Pertanyakan
(Photo : Aidil Sandy)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.