KEPRITANJUNG PINANG

Puisi Dato Teja Alhabd, Bikin Gedung Daerah “MENGGELEGAK”

×

Puisi Dato Teja Alhabd, Bikin Gedung Daerah “MENGGELEGAK”

Sebarkan artikel ini
Dato Teja Alhabd membacakan puisinya yang berjudul Pukau Laut, Gelegak Muara Sungai Carang. (Foto : Istimewa)
– Kegiatan Festival Bahari Kepri (FBK) 2017.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Dengan diiringai dentingan semacam kecapi, menambah bulu kuduk merinding saat Presiden Penyair Tarung, Dato Teja Alhabd membacakan puisinya yang berjudul “Pukau Laut” Gelegak Muara Sungai Carang”, sehingga suasana di Gedung Daerah seakan ikut “menggelegak” terhanyut arus makna dari setiap baris puisi yang ditampilkannya, pada malam puncak FBK (Festival Bahari Kepri), Jumat, (20/10/2017), malam.

Dimulai dengan kalimat awalnya “Maaaaaaaak”….. Menggemuruh Laut Menggelombang Rindu, Junjung Mayang Berlayar Sudah, Hanyutlah Puaka …..dan seterusnya, semakin menegakkan bulu roma para hadirin yang menonton.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Bukan hanya penonton dari masyarakat biasa saja yang terkesimak mendengarkan satu demi satu setiap kata yang diucapkan Dato Teja, tapi tidak terkecuali juga dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Istri, Sekda Kepri dan istri, dan tamu-tamu lainnya ikut terpana sambil mencoba untuk dapat memahami isi puisi itu.

Bukan Presiden Penyair Tarung kalau tidak membuat pendengarnya tertegun, apa lagi dengan suaranya yang khas, berat dan padat, serta pembacaan yang sarat dinamika, dengan intonasi yang beragam, sesuai maksud kata-kata yang diucapkannya.

Dengan kepiawaiannya inilah setiap sair puisi yang diucapkannya mampu menguak tabir maksud, sehingga terbentang tikar makna yang terkandung, baik kritik, maupun saran, motivasi, serta harapan untuk melayu kedepannya.

Malam puncak FBK itu dimeriahkan dengan berbagai hiburan, salah satunya group musik Samudera Ensemble berkolaborasi, musik kontemporer, serta persembahan tari kolosal bertemakan Negeri Bahari, yang merupakan gabungan penari siswa-siswi SMA se-Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri sempat juga membawakan sebuah lagu wajibnya/andalannya yang masyarakat juga sudah tahu, yakni Balada Pelaut, yang ditemani para penari kolosal.

Hadir pula pada kesempatan tersebut Asisten Deputi Jasa Kemaritiman Kemenko Kemaritiman Okto Irianto, Kepala Bidang Jasa Pariwisata Kementerian Pariwisata Molly Prabawati, Tamu Luar Negeri, Yachter, beberapa Kepala OPD, Danlantamal, Ketua Pehimpunan Saudagar Melayu, Rida K liamsi, Tokoh Masyarakat Berserta, tamu undangan lainnya, serta ratusan masyarakat yang membuat suasana makin meriah. (SK-MU)