Puluhan Rumah di Sei Lakam, Kecamatan Karimun “TERBAKAR”

oleh
Puluhan Rumah di Sei Lakam, Kecamatan Karimun "TERBAKAR" 1
Kebakaran Rumah di Gang Perdamaian RT 01/RW 02, Kelurahan Sei Lakam Barat. (Foto : Istimewa)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Puluhan rumah warga Gang Perdamaian RT 01/RW 02, Kelurahan Sei Lakam Barat, persis di belakang Hoki, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, hangus terbakar, Sabtu, (04/11/2017), sekira Pukul 23.50 WIB.

Tampak dilokasi kejadian, 3 unit Mobil Damkar (Pemadam Kebakaran) Pemerintah Kabupaten Karimun dibantu mobil tangki warga, berusaha memadamkan si jago merah, yang terus membakar dan menghanguskan rumah warga, yang rata-rata terbuat dari Kayu (Rumah Papan, Red).

Berselang satu jam dari kejadian, api pun dapat dipadamkan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran, korban jiwa, luka maupun kerugian material warga, belum bisa dipastikan.

Warga korban kebakaran, untuk sementara terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat dan saudara. Ada juga yang mengungsi di Masjid Al-Fuqron, yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut salah satu korban kebakaran, sekira pukul 23.50 WIB, dirinya mendengar teriak “Ada Api, Api” dari tetangga sebelah rumahnya, yang hanya berselang sekitar 3 rumah dari dugaan titik api berasal. Mendengar teriakan itu, selanjutnya, dia keluar dari rumah dan melihat api sudah membesar tidak jauh dari rumahnya.

Melihat hal itu, spontan dia berteriak “Kebakaran-Kebakaran”, sembari keluar rumah bersama keluarga untuk menyelamatkan diri dan harta benda seadanya. Warga lain yang mendengar teriakan itupun, langsung berhamburan keluar rumah dan mencoba menyelamatkan maupun harta benda yang dapat diselamatkan.

Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Sei Lakam Barat, Wondari, yang dijumpai di lokasi kejadian, memperkirakan ada sekitar 30-an lebih rumah milik warga yang hangus terbakar dalam kejadian itu.

Namun, hingga saat ini, tambahnya, belum mengetahui apa penyebab dari kebakaran itu, maupun kerugian yang dialami warga pasca kejadian itu.

“Kita belum mengetahui asal maupun penyebab dari kebakaran ini. Namun karena rata-rata rumah warga yang berada dilokasi terbuat dari papan dan kayu, membuat api cepat membesar, dan merambah ke rumah-rumah warga lainya. Kerugiannya pun kita belum tahu, masih menunggu pendataan,” jelasnya.

Bersama warga lainya, Ia masih melakukan pengecekan kelengkapan anggota keluarga masing-masing warga yang menjadi korban kebakaran. Karena, saat kejadian, banyak warga yang panik, sehingga tidak menutup kemungkinan ada yang terpisah dari keluarga, karena berlomba-lomba untuk menyelamatkan diri.

“Besok Pagi (hari ini, Red), kita akan data warga dan anggota keluarganya yang menjadi korban kebakaran ini. Jadi biar tahu, ada korban atau tidaknya, begitu juga dengan kerugian yang dialami warga,” ujarnya (SK-FIK)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner