Rahma : Besok Penentuan PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak

oleh
Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma. (Foto : Prokopim TPI)

Sijori Kepri, Tanjung Pinang — Meskipun sudah hampir sepekan Kota Tanjung Pinang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma, berharap pelaksanaan PPKM Darurat ini agar tidak diperpanjang.

Menurut Rahma, PPKM Darurat ini sangat berdampak terhadap kondisi masyarakat. Hal ini dikatakannya saat meninjau lokasi TPU Loka Buana, Batu 15, Kota Tanjung Pinang, Minggu, (18/07/2021).

Rahma mengatakan, bahwa ia beserta tim masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan PPKM Darurat, apakah diperpanjang atau tidak.

“Kita ketahui, pada saat kami melaksanakan zoom meeting bersama pemerintah pusat, ada penambahan kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM Darurat menjadi 29 kabupaten/kota diluar Jawa dan Bali. Ini menandakan bahwa ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan status. Semoga saja Kota Tanjung Pinang jelang 20 Juli tidak ada PPKM lanjutan, sehingga beberapa sektor dapat berjalan sebagaimana mestinya,” harap mantan Anggota DPRD Kota Tanjung Pinang ini.

Saat ini, lanjut Rahma, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Bulog telah memberikan bantuan beras 10 Kg kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bersumber dari PKH dan BST sekitar 8.356 penerima manfaat di Kota Tanjung Pinang.

BACA JUGA  Water Canon Polres Diturunkan Untuk Perangi COVID-19

“Sebagai langkah upaya penanganan jangka pendek, Pemprov Kepri melalui Bulog telah menyalurkan bantuan beras 10 Kg kepada 8.356 penerima manfaat di Kota Tanjung Pinang. Untuk itu kita berharap tidak ada perpanjangan PPKM Darurat ini untuk Kota Tanjung Pinang,” ujarnya.

Rahma juga berharap besar, atas tidak diperpanjangnya PPKM Darurat ini. Karena ada beberapa poin yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh pemerintah pusat atas perpanjangan PPKM Darurat untuk Kota Tanjung Pinang.

“Kita tunggu keputusan besok (Senin, (19/7), semoga ada poin-poin yang dapat dipertimbangkan bahwa Kota Tanjung Pinang apakah PPKM daruratnya diperpanjang atau tidak. Semoga dengan izin Allah dan kerja keras kita semua hal itu dapat kita capai, sehingga kita semua dapat kembali bekerja dan beraktivitas seperti semula, dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Red)

Shares