,

Rahma Pastikan Acara Model Project Bukan Kegiatan Disbudpar Tanjung Pinang

oleh
Para undangan kegiatan Exotics Model Project di CK Hotel Tanjung Pinang. (Foto : Prokopim TPI)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
Para undangan kegiatan Exotics di CK Hotel Tanjung Pinang. (Foto : Prokopim TPI)

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Sehubungan dengan pemberitaan terkait membubarkan kegiatan Exotics di CK Hotel Tanjung Pinang beberapa hari lalu. , , memastikan, bahwa kegiatan itu bukan diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, seperti yang diberitakan oleh salah satu media online. Klarifikasi itu disampaikannya pada Kami, (26/11/2020).

mengatakan, dirinya memang diundang oleh panitia penyelenggara kegiatan Exotics di CK Hotel Tanjungpinang. Ia hadir didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs Surjadi MT dan juga Kepala DP3APM Kota Tanjungpinang, Hj Raja Khairani S.Sos MM.

“Saya tegaskan, kegiatan itu bukan ditaja oleh Disbudpar Kota Tanjungpinang, tapi saya hadir karena diundang panitia untuk membuka acara di CK Hotel Tanjungpinang. Kadisbudpar dan Kepala DP3APM hanya mendampingi saya,” ungkap .

Ia kembali menegaskan, bahwa pada saat kegiatan belum dimulai, ia sempat menanyakan kepada panitia terkait ada atau tidaknya izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Kota Tanjungpinang terkait kegiatan modeling ini.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Walikota Tanjungpinang Nomor 29 Tahun 2020, bahwa untuk penyelenggaraan kegiatan sosial budaya, hiburan dan olahraga, terlebih dahulu harus mendapatkan izin dari OPD yg membidangi perizinan setelah mendapat rekomendasi dari OPD terkait yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Sekali lagi saya sampaikan, saat acara itu, saya belum sempat santap hidangan seperti yang dituding oleh salah satu media online itu. Saya datang lalu duduk di meja bersama Kepala Dinas yang mendampingi saya dan panitia penyelenggara, dikarenakan saya melihat tamu undangan cukup ramai dan dipastikan terjadi kerumunan. Itulah sebabnya saya meminta panitia menunjukkan surat izin, namun tetap panitia tidak bisa menunjukkanya kepada saya,” sebutnya.

Pada saat sambutan, Rahma mengatakan, dirinya meminta maaf kepada panitia dan para peserta, serta tamu undangan, agar acara tersebut dihentikan karena tidak mematuhi .

“Saat saya memberikan kata sambutan, saya langsung meminta maaf dan saya mohon untuk menghentikan kegiatan tersebut yang tidak mematuhi Prokes Covid-19. Saya tegaskan lagi dan saya tanyakan surat izinnya masih tidak ditunjukkan. Sampai selesai kata sambutan pun, belum bisa ditunjukkan izinnya kepada saya,” tambah Rahma.

Rahma berharap, terkait pemberitaan atau peristiwa tersebut untuk tidak ditanggapi berlebihan dan buatlah pemberitaan yang sesuai dengan fakta yang ada.

“Saya harap peristiwa ini tidak dipublikasikan secara berlebihan dan harus sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Berikanlah berita yang sebenarnya apa yang terjadi di lokasi, yang diketahu juga dihadiri oleh pihak pengamanan. Saat menghadiri acara tersebut, saya yang juga didampingi TNI-Polri dan Satpol PP yang membubarkan kegiatan itu, karena acara tersebut tidak sesuai dengan Covid-19,” tegasnya.

Rahma mengatakan, bahwa lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang meningkat. Untuk itu, ia selaku tanpa bosan-bosannya mengingatkan dan mengimbau, agar seluruh masyarakat untuk mematuhi dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Selain itu, Rahma juga mengingatkan kepada masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan, baik pernikahan atau acara apapun di gedung, Hotel dan lokasi yang melibatkan orang ramai, harus mengurus izin di DPMPTSP, Dinas Kesehatan dan OPD terkait, agar dapat dilakukan pembatasan massa, serta patuh terhadap protokol kesehatan.

“Saya harapkan kepada masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan, karena dengan kita patuh protokol kesehatan kita telah berupaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungpinang. Kita doakan bagi yang saat ini sedang dirawat baik di Rumah Sakit, Rumah Singgah, maupun yang sedang isolasi mandiri, semoga lekas sembuh dan sehat kembali. Kita doakan juga semoga tidak ada penambahan kasus masyarakat Kota Tanjungpinang yang terkonfirmasi positif Covid-19,” tutup Rahma. (FD)

banner 1050x130