Raih Emas dan Perak di PON Paralympic Papua, Atlet NPCI Kepri Belum Dapat Bonus dari Pemerintah

oleh
Ketua Umum NPCI Provinsi Kepri, Fachrizal. (Foto : Ist)

Batam, Sijori Kepri — Komite Paralimpiade Nasional Indonesia atau National Paralympic Committee of Indonesia Kepulauan Riau (NPCI Kepri) ternyata memiliki Atlet Disabilitas yang berprestasi. 

Ketua Umum NPCI Provinsi Kepri, Fachrizal, mengatakan, pada ajang PON Paralympic Papua baru-baru ini, atlet NPCI Kepri meraih emas dan perak. Bahkan peringkat NPCI Kepri berada di posisi ke 24 dari 33 provinsi se Indonesia.

“Kami bersyukur, kemarin atlet kami ada meraih emas dan perak. Padahal kami hanya mengutus 18 orang atlet saja. Andalan kami ialah Cabor Renang, Catur, Judo Tunanetra, Tembak dan Bocia,” kata Fachrizal, saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di hotel Baverly, Kota Batam, Rabu, 31 Agustus 2022, malam.

BACA JUGA :  DPP Partai Demokrat Tetapkan Agus Wibowo Ketua Partai Demokrat Kota Tanjung Pinang

Menurut Fachrizal, seharusnya atlet disabilitas yang berhasil meraih emas dan perak, mendapatkan apresiasi dari pemerintah. 

Setidaknya diberikan bonus, karena sudah membawa harum nama Provinsi Kepri di ajang olahraga 4 (empat) tahun sekali ini.

“Sampai sekarang atlet kami yang meraih emas dan perak belum mendapatkan bonus dari pemerintah. Mereka juga punya hak yang sama dengan atlet normal. Kalau mereka diberikan penghargaan, tentunya akan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kami masih perjuangkan bonusnya, harapan kami bisa dimasukan ke dalam APBD,” ujarnya. (ara)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.