, , ,

Ranperda Inisiatif DPRD Lingga “di SEPAKATI 5 FRAKSI”

oleh
Ranperda Inisiatif DPRD Lingga "di SEPAKATI 5 FRAKSI" 1
Sidang paripurna penyampaian Ranperda Inisiatif DPRD Kabupaten Lingga. (Foto : Puspandito)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

LINGGA (SK) — Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif dari usulan badan legislasi, telah disepakati lima fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, untuk diteruskan ke tahapan selanjutnya hingga menjadi Perda.

Ketua inisiator perumusan Ranperda dalam sidang Paripurna di Gedung DPRD Lingga, Adina Putra, mengatakan, dua Ranperda tersebut ialah, Ranperda tentang pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Ranperda tentang Perizinan Investasi.

“Alhamdulillah, sepanjang tahun 2016 ini, DPRD Lingga telah menyelesaikan dua penyusunan Ranperda, membuat produk hukum juga merupakan salah satu tugas pokok DPRD,” ungkapnya, Selasa, (13/12/2016), siang, di hadapan lima fraksi anggota sidang, yaitu Fraksi Nasdem Plus, Golkar, Hanura, Demokrat dan Persatuan Kesejahteraan Bangsa (PKB).

Kedua produk hukum yang keluar dari inisiatif lembaga eksekutif tersebut, kata Adina, merupakan produk hukum perdana sejak berdirinya Kabupaten Lingga menjadi daerah otonomi sendiri. Kedua Ranperda ini, sangat penting dan perlu sekali diadakan, dikarenakan menyangkut pelayanan masyarakat banyak, serta akan menjadi alternatif menambah pendapatan Daerah kedepan.

“Aturan yang disusun dalam Perda ini, telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pada rapat lanjutan ini, kami minta agar dapat dilanjutkan proses mekanisme, sampai menjadi produk hukum daerah yang sah,” terangnya.

Pemaparan yang disampaikan Adina putra tersebut, secara umum mendapat tanggapan positif dari seluruh fraksi anggota sidang, yang intinya menitikberatkan berlanjutnya proses dan tahapan dua Ranperda itu menjadi Perda.

Bupati Lingga, H. Alias Wello, selaku pimpinan eksekutif, yang juga hadir dalam sidang Paripurna tersebut, menyambut dan menuturkan dua produk hukum yang disusun secara inisiatif oleh lembaga legislatif, menjadi komitmen bersama dalam upaya Pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan Daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD, karena telah menggunakan inisiatifnya, dan ini patut mendapat acungan jempol,” paparnya.

Selama 13 tahun perjalan Kabupaten Lingga, tambah Alias, baru kali ini DPRD menggunakan hak inisiatifnya merumuskan Perda. Seperti kita ketahui, masyarakat sering mempertanyakan kerja DPRD.

“Hari ini, pertanyaan itu dijawab dengan dua produk hukum inisiatif, yang akan berdampak cukup besar bagi perkembangan Kabupaten Lingga kedepan,” unggahnya. (SK-Pus)

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner