KEPRITANJUNG PINANG

Ratusan Masyarakat Hadiri “MALAM PUNCAK FBK 2017”

×

Ratusan Masyarakat Hadiri “MALAM PUNCAK FBK 2017”

Sebarkan artikel ini
Malam puncak Festival Bahari Kepri (FBK) 2017 di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang. (Foto : Humpro Kepri)

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Saat ini Pemerintah sedang berupaya meningkatkan berbagai sektor pembangunan, yang tujuannya untuk masyarakat sendiri. Dan kata kuncinya adalah dengan membangun kebersamaan. Hali itu disampaikan Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun, saat menghadiri malam puncak Festival Bahari Kepri (FBK) 2017 di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jum’at, (20/10/2017).

“Salah satunya dengan menggelar iven FBK tahun ini, yang mana kita bersama saling bahu-membahu baik Provinsi dan Kabupaten Kota, untuk mensukseskan iven ini yang tujuannya adalah kembali untuk masyarakat, juga untuk meningkatkan Potensi pariwisata di Kepri,” ujar Nurdin.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Nurdin, juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini dari Kementerian Kemaritiman dan Pariwisata yang terus memberikan dukungannya, salah satunya terhadap iven FBK ini sehingga dapat berjalan sukses dan lancar.

Sementara itu Sekdaprov Kepri, H. TS. Arif Fadillah, mengatakan, bahwa perhelatan Festival Bahari Kepri (FBK) memiliki tujuan untuk peningkatan potensi wisata, apalagi Kepulauan Riau memiliki letak yang strategis. Tentu ini merupakan modal yang penting untuk mewujudkan hal tersebut.

“Perhelatan FBK bertujuan untuk mendorong potensi Pariwisata Kepri. Sebagaimana diketahui, bahwa Kepri merupakan salah satu daerah yang memiliki kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah yang terbesar di Indonesia. Untuk itu, dengan iven ini kita berharap dapat terus mempertahankan dan meningkatkan eksistensi kita dibidang pariwisata,” ujar Arif.

Arif melanjutkan, bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Provinsi melakukan komitmen bersama Kabupaten dan Kota untuk bagaimana menggelar iven bersama, yang juga disesuaikan dengan kearifan lokal Kepri.

“Fokus kita Daerah Kepulauan adalah salah satunya tentang kemaritiman tanpa meninggalkan kearifan lokal kita sebagai identitas yang melekat, dan hal tersebut perlu untuk terus dijaga keberadaannya serta agar lebih dikenal oleh masyarakat luas,” lanjut Arif.

Beragam Kegiatan sudah terlaksana sempena Festival Bahari Kepri (FBK) 2017 sejak 13-22 Oktober 2017, bersinkronisasi bersama Kabupaten dan Kota seperti Kabupaten Karimun dengan Dangkong Dance Festivalnya, Kabupaten Bintan dengan Sail Bintan nya juga Kota Tanjungpinang dengan Dragon Boat Race dan Festival Sungai Carang.

Selain itu ada beberapa kegiatan lainnya yang sudah terlaksana seperti Eco Heroes atau aksi bersih sampah di Kota Rebah, Permainan Tradisional di Tepi Laut Tanjungpinang, Pentas Seni di Gedung Daerah Tanjungpinang, Wonderfull Indonesia Sailing (Sail Sabang) di Perairan Tanjungpinang. Lalu ada lagi Sound From Motherland of Malay dan Festival Gurindam 12 di Gedung Daerah, Festival Drumband di Anjung Cahaya, Panggung Penyair di Gedung Daerah serta Kepri Expo di Tepi Laut Tanjungpinang. Pagelaran Marhaban dan Dzikir di Gedung Daerah, Cullinary Fiesta di Gedung Daerah, Festival Kuliner 10 Kampung di Tepi Laut.

Malam puncak sendiri diisi dengan berbagai hiburan, salah satunya sajian alunan musik yang di iringi oleh group musik Samudera Ensemble, serta persembahan tari kolosal bertemakan Negeri Bahari oleh gabungan penari siswa siswi SMA se-Tanjungpinang.

Dlam kesempatan itu, Gubernur Kepri menyumbangkan 1 buah lagu andalannya yakni balada pelaut, yang ditemani para penari kolosal yang tampil sebelumnya.

Ratusan masyarakat yang menghadiri malam puncak ini membuat suasana jadi meriah. Hadir pula pada kesempatan tersebut Istri Gubernur Kepri, Hj. Noorlizah Nurdin, Istri Sekdaprov Kepri, Hj. Risma Rini, Asisten Deputi Jasa Kemaritiman Kemenko Kemaritiman Okto Irianto, Kepala Bidang Jasa Pariwisata Kementerian Pariwisata Molly Prabawati, beberapa Kepala OPD, Tokoh masyarakat berserta tamu undangan lainnya. (SK-DY/Aldo)