Rp 1,8 Miliar Untuk Rehab Pasar Penuba

oleh

– Pasar Penuba Masuk Program 5.000 Pasar Jokowi – JK.

LINGGA (SK) — Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, merupakan desa yang telah lama dikenal masyarakat sebagai Bandar Pusat Perbelanjaan hingga saat ini, seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman Penuba yang dulunya hanya sebuah pulau yang dipimpin oleh seorang kepala desa sekarang telah menjadi sebuah kecamatan, dengan nama Kecamatan Selayar.

Di tahun 2015 ini pasar Penuba adalah salah satu dari ribuan pasar yang akan mendapatkan kucuran dana dari APBN melalui progam 5.000 Pasar yang di janjikan oleh Pemerintahan Jokowi – JK.

“Rencananya pada tahun ini akan dibangun pasar di Desa Penuba, Kecamatan Selayar melalui program 5.000 pasar yang dijanjikan Jokowi-JK melalui Kementerian Perdagangan,” sebut, Mohammad Najib, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Lingga, kepada Wartawan Jum’at (18/4/2015).

Pasar Rakyat Tradisional yang berada di Desa Penuba tersebut sebelumnya telah disurvey oleh Disperindagkop untuk memastikan agar pasar yang dibangun nantinya betul-betul dapat bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA  Jelang Ramadhan Disperindagkop Sidak Pasar Dabo

“Bukan hanya pasar Desa Penuba yang kita survey namun sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga kita survey, setelah melalui berbagai pertimbangan kita memilih pasar Penuba untuk dibangun, karena pasar Penuba cukup ramai dikunjungi selain pasar yang berada di Dabo Singkep,” lanjut Najib.

Dikatakan, setelah survey dilakukan, Disperidagkop melaporkan ke pihak Kementerian Perdagangan RI. Setelah melalui proses, akhirnya mendapat informasi keputusan bahwa pasar Penuba disetujui untuk dibangun, dan anggaran yang akan dikucurkan guna pembangunan pasar tradisional tersebut hingga Rp 1,8 milyar.

“Saat ini sedang melakukan beberapa persiapan seperti lahan dan juga yang lainnya, kita telah menerima dari pihak Kecamatan Selayar mengenai lahan pasar tersebut, lahan tersebut merupakan hibah dari pasar lama yang sebelumnya telah dibangun,” terang Najib lagi.

Najib mengatakan, Semua proses mulai dari tahap pelelangan dan lainnya akan ditangani oleh Disperindagkop Kabupaten Lingga, karena anggaran tersebut akan di transfer ke Rekening Daerah. Dengan dibangunnya pasar di Penuba ini, Kabupaten Lingga memiliki dua pasar yang dibangun melalui dana pemerintah, yakni pasar Dabo, Kecamatan Singkep dan Pasar Desa Penuba, Kecamatan Selayar.

BACA JUGA  Warga Mengeluh, Kabupaten Lingga Belum Konversikan Minyak Tanah ke Gas LPG

“Untuk pasar Dabo merupakan bantuan Provinsi Kepri, dengan anggaran Rp 5 Miliyar, dan pasar Penuba dari APBN dengan anggaran Rp 1,8 Miliyar,” imbuhnya. (SK-Pus)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.