, ,

Sakit Hati, Seorang Pria Habisi Pacarnya di Bintan

oleh
Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, bersama Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko Woroseno, dan pelaku pembunuhan di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Bintan — Merasa sakit hati, seorang pria berinisial BN, menghabisi pacarnya bernama Siti Solihah, di rumah kontrakannya yang beralamat di Kampung Pemukiman, RT 003 RW 001, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Rabu, (04/08/2021).

Kapolres Bintan, Polda Kepulauan Riau, AKBP Bambang Sugihartono, membenarkan telah terjadi pembunuhan di Kampung Pemukiman, RT 003 RW 001, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

“Saat ini tersangka sudah diamankan Satreskrim Polres Bintan, untuk dilakukan proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” kata AKBP Bambang Sugihartono, Kamis, (05/08/2021).

Kronologis kejadian berawal pada hari Rabu, tanggal 04 Agustus 2021, sekira pukul 13.00. Tersangka BN mengirim pesan kepada Korban melalui Whats App mengajak Korban untuk makan siang. Lalu korban menjawab “Jangan Sibukkan Saya”. Lalu tersangka berkata “Pulang Dulu Makan, Baru Pergi Lagi”.

BACA JUGA  Polisi Mulai Gelar Razia Kelengkapan Kendaraan

“Sekira 10 menit kemudian, barulah Korban pulang untuk makan. Setelah Korban tiba dikontrakan, tersangka berbicara kepada korban, namun tidak dihiraukan korban, sehingga tersangka merasa kecewa dan emosi,” ungkap Bambang.

Selanjutnya, tetangga sebelah rumah tersangka mengajak Korban untuk membeli Kapur Sirih. Namun hingga pukul 21.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke kontrakan.

Selanjutnya, kata Bambang, pada pukul 21.15 WIB, tersangka mencoba menelepon korban sebanyak 3 (tiga) kali dan telepon tersangkapun diangkat oleh korban, namun korban tidak berbicara, dimana korban hanya meletakkan hendphonenya di speaker musik, sehingga tersangka merasa marah dan emosi, hingga akhirnya tersangka menelepon kembali dan berbicara kepada Korban untuk segera pulang ke rumah kontrakannya.

Tanpa ada jawaban dari Korban, Korban langsung mematikan teleponnya yang pada saat itu tersangka sedang duduk di tempat duduk yang berada di depan rumah kontrakan mereka. Setelah telepon korban dimatikan, tersangka langsung mengambil 1 (satu) buah parang di sebuah pondok yang berada di samping rumah kontrakan. Kemudian tersangka kembali ke tempat duduk yang berada di depan rumah.

“Duduk menunggu selama 20 menit, tersangka melihat korban pulang ke rumah dan pada saat korban berada disamping rumah, tersangka pun langsung menghampirinya, yang pada saat itu korban sedang mengangkat telepon. Kemudian korban memberikan handphonenya kepada tersangka, agar tersangka berbicara kepada orang yang sedang ditelepon oleh Korban. Selanjutnya tersangka langsung mengayunkan Parang tersebut sehingga mengenai leher Korban,” jelas Bambang.

BACA JUGA  Imigran Asal Afganistan Diberi Sosialisasi Taat Hukum

Selanjutnya, Korban berusaha melarikan diri. Lalu Tersangka mengejarnya dan langsung mengayunkan kembali Parang tersebut ke arah leher Korban, hingga akhirnya Korban terjatuh telungkup dengan wajah menghadap ke tanah.

Kemudian Tersangka mengayunkan kembali parang tersebut kearah kepala bagian belakang Korban, kemudian tersangka kembali mengayunkan parangnya lagi terhadap Korban ke arah wajah bagian kiri Korban yang mengakibatkan telinga korban putus dan luka robek di pipi kiri.

Selanjutnya tersangka kembali mengayunkan parangnya lagi kearah tangan kiri Korban yang mengakibatkan luka robek di bahu tanan kiri Korban.

“Pada saat Tersangka melihat Korban sudah tidak berdaya, Tersangka lari bersembunyi ke arah belakang rumah dengan jarak kurang lebih 100 meter dari rumah dan Tersangka langsung duduk diatas pasir dengan parang yang tertancap disebelahnya,” ujarnya.

Kejadian tersebut telah diketahui oleh warga setempat dan melaporkannya ke Polsek Gunung Kijang guna penyidikan lebih lanjut, sehingga terbitnya Laporan Polisi Nomor: LP-B/21/VIII/2021/SPKT/POLSEK GN. KIJANG/POLRES BINTAN/POLDA KEPRI, tanggal 05 Agustus 2021 tentang Tindak Pidana Pembunuhan.

BACA JUGA  Polsek Bintan Timur Jalin Silaturrahmi Dengan Mahasiswa

Kemudian pada pukul 01.30 WIB, personil Polsek Gunung Kijang bersama personil Satreskrim Polres Bintan yang dipimpin Oleh Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko Woroseno, melakukan pengejaran terhadap Tersangka. Pada pukul 03.00 WIB, pengejaran tersebut berhasil menangkap Tersangka di Kampung Pemukiman, Desa Malang Rapat, Kecamtan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

“Akibat dari perbuatannya, Tersangka dikenakan Pasal 338 K.U.H.Pidana atau pasal 351 ayat (3) K.U.H.Pidana, dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 15 (lima belas) Tahun,” pungkasnya. (R Rich)

No More Posts Available.

No more pages to load.