Satpol PP Bongkar Lapak Zulfahmi

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Satpol PP Kota Tanjungpinang, membongkar paksa kios milik Zulfahmi di Jalan WR Supratman, KM 9, tepat di SPBU baru kawasan tersebut, Jum’at (17/4/2015) sekitar pukul 17.00 WIB.

Ditemui dilokasi, Zulfahmi mengatakan, memang beberapa waktu lalu Walikota Tanjungpinang memberikan solusi agar dirinya meninggalkan lahan tersebut. Dengan memberikan solusi dia menempati kios yang berada di kawasanan terminal Sei Carang.

“Saya sudah sejak tahun 2009 tinggal disini, dan diberikan kuasa untuk menjaga lahan oleh saudara Gustav, selaku pemilik lahan yang terletak di Jalan WR Supratman KM 9, saat ini lahan tersebut dibangun SPBU oleh pihak lain,” kata Zulfahmi.

Menurutnya, sebelum dibangunnya SPBU ini, apakah terjadi jual beli antara Gustav dengan pihak lain dirinya tidak mengetahui.

Sehingga ia berani bertahan dilokasi ini karena diberikan kuasa yang dituangkan dengan membuat surat perjanjian yang mengikat dan ditanda tangani di atas Materai Rp6000.

“Saya tidak tahu menahu soal jual beli. Tapi setelah adanya SPBU ini saya terus di usik, baik itu Satpol PP dan lainnya. Padahal dalam surat kuasa itu juga berisi jika lahan ini nantinya terjual, maka saya sebagai penjaga lahan mendapatkan pembagian sebesar 25 persen dari harga jual. Namun, bila lahan tidak terjual maka saya akan mendapatkan lahan seluas 5×45 untuk tempat tinggal,” ungkap Zulfahmi.

BACA JUGA  Pos Jaga Satpol PP Kosong, Bunga di Taman Sering Hilang

Ia juga menyesalkan tindakan Satpol PP dengan cara membongkar paksa kiosnya. Apakah karena sudah dibayar oleh pengusaha SPBU itu. Dirinya pun mengaku tak akan pindah ke kios yang dijanjikan Walikota.

“Memang bayarnya murah kios itu. Tetapi disini kan saya menjaga lahan yang sudah dikuasakan ke saya. Kalau saya pindah, ini lahan pasti langsung dibangun sama Pengusaha SPBU itu. Untuk itu hari ini juga akan saya bangun pondok di lokasi ini,” ucap Zulfahmi.

Terpisah, Kepala Bidang Ketertiban dan Keamanan Satpol PP Tanjungpinang, Omrani, guna menanyakan prihal dibongkarnya kios milik Zulfahmi, berkali kali dihubungi ponselnya tidak aktif, dan SMS juga tidak ada jawaban. (SK-APN)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.