Sekda Wan Siswandi Buka “MUSDA IV MUI NATUNA”

oleh
Sekda Wan Siswandi Buka “MUSDA IV MUI NATUNA” 1
Sekda Wan Siswandi mewakili Bupati Natuna, membuka secara resmi MUSDA IV MUI Kabupaten Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Laju pelaksanaan pembangunan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia seakan tidak terbendung dan terus digesa dalam segala sektor. Namun pembangunan yang diselenggarakan dengan didasari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, telahpun mengamanatkan kita semua agar dalam pelaksanaannya harus seimbang antara fisik dan mental spritual umat.

Demikian amanat Bupati Natuna, Drs H A Hamid Rizal M.Si, yang dibacakan Sekda Natuna, Wan Siswandi S.Sos M.Si, sekaligus membuka secara resmi MUSDA IV MUI Kabupaten Natuna, di Aula Asrama Haji Komplek Masjid Agung Natuna, Gerbang Utaraku, Jum’at, (08/12/2017), malam.

“Pelaksanaan pembangunan di daerah kita tentu tidak terlepas dari nilai filosofi yang diangkat melalui visi dan misi pembangunan daerah saat ini, yaitu Mewujudkan masyarakat Natuna yang cerdas dan mandiri dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan,” kata Sekda Natuna, yang akrab dipanggil Wansis.

Dalam melaksanakan pembangunan, kata Wansis, harus pula didasari berbagai sendi-sendi adat budaya melayu yang sangat mengakar pada norma agama dan keimanan, sehingga tidak melanggar aturan yang ada dan tidak merugikan umat.

“Kita menyadari, bahwa berbagai pengaruh negatif dari kemajuan pembangunan telahpun terlihat nyata merusak mental dan tatanan pergaulan masyarakat dewasa ini, baik dalam bentuk perjudian, minuman keras, maupun bentuk kemaksiatan lainnya. Namun kita menyadari bahwa untuk menanggulangi hal tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan dukungan dari semua pihak, fungsi dan kewenangan yang secara terintegrasi berkomitmen untuk menyikapi hal tersebut secara bijak dan tegas,” ujarnya.

Oleh karenanya, tutur Wansis, kesesuaian dan kerja sama antara ulama dan umaroh sangat diharapkan dalam kontribusi nyata sebagai dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan bagi mewujudkan kemaslahatan umat.

Dikatakannya lagi, pelaksanaan Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Natuna kali ini, kiranya dapat menetapkan berbagai kebijakan yang tentunya menjadi tugas dan wewenang sebagaimana diamanatkan dalam regulasi yang ada.

“Besar harapan saya, agar segala kebijakan selalu disinergikan dengan program kerja pemerintah daerah, sehingga pada pelaksanaannya akan bersifat saling mendukung bagi mewujudkan kemaslahatan umat,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Drs H Ibrahim Yakub, dalam laporannya mengatakan, tujuan dari MUSDA MUI IV ini adalah, untuk memilih dan mengangkat Ketua Umum, serta Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Natuna Masa Bakti 2017 sampai 2022.

“Kemudian membuat dan menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada Bupati Kabupaten Natuna, serta memilih Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Natuna masa bakti 2017 sampai 2022,” pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu dari tanggal 08 sampai 09 Desember 2017 dengan peserta terdiri dari 12 kecamatan terdekat di Ibu kota Kabupaten Natuna.

Adapun pesertanya adalah Majelis ulama, Peninjau Organisasi Kemasyarakatan, dan Tokoh-tokoh Agama, dengan total keseluruhan sebanyak 60 orang, dengan sumber dana dari APBD Natuna Tahun 2017.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Natuna Yusri Pandi, Ketua Umum MUI Provinsi Kepri H Bambang Haryono M.Pd, Ketua LAM Natuna, Wan Jawali, sejumlah FKPD, para Asisten dan segenap pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Natuna, Ketua dan Pengurus MUI Natuna, serta undangan lainnya. (SK-Nard)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner