,

Selain Perikanan, Pemkab Lingga Fokus Ciptakan SDM Unggul Dibidang Pertanian

oleh
Mahasiswa Lingga di Yogyakarta. (Foto : Dinas Pertanian Lingga)
Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Sijori Kepri, Lingga — Selain dibidang Perikanan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga terus berkomitmen untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dibidang Pertanian. Hal itu dibuktikan dengan disekolahkannya 46 Putra-Putri daerah untuk menimba ilmu di Politeknik Pembangunan Pertanian di Yogyakarta dan Magelang.

, , mengatakan, Kabupaten Lingga sebagai salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, yang luas daratannya hanya 1 persen jika dibandingkan dengan luas lautannya. Oleh sebab itu, pemerintah setempat memiliki strategi khusus untuk dapat mengelola dua sektor dibidang pertanian dan perikanan secara bersamaan.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh pemerintah setempat, selain menyiapkan infrastrukur dasar, pemerintah Kabupaten Lingga juga menyiapkan sumber daya manusianya untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli dibidang pertanian yang sudah dilakukan sejak awal tahun 2017 lalu.

“Saat ini sudah ada kurang lebih puluhan orang putra-putri asli daerah Kabupaten Lingga, yang disekolahkan oleh pemerintah Kabupaten Lingga dengan menggandeng pemerintah pusat,” ujar politisi dari Partai Nasdem tersebut, Senin, (30/11/2020).

Program tersebut terus berjalan hingga tahun ini, dan kedepan rencananya akan dilanjutkan pada tahun yang akan datang. Sebagai legislatif, menurut mantan wartawan ini, pihaknya sudah melakukan pengawasan ekstra terhadap anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, dan memantau hasil dari program yang dilaksanakan tersebut.

Anak-anak yang disekolahkan tersebut, tidak mengeluarkan biaya sepeserpun dari saku pribadi ataupun keluarga, karena anggaran yang tidak disediakan oleh pemerintah pusat sudah ditutupi melalui APBD Kabupaten Lingga.

“Jadi kita harapkan nanti program ini benar-benar dapat membantu pemerintah daerah maupun pusat untuk mewujudkan program ketahanan pangan di daerah,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan, , mengatakan, membangun sektor pertanian dan perikanan yang akan menjadi sumber pendapatan asli daerah tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan.

Ia juga menyampaikan, pada tahun 2017 yang lalu Kabupaten Lingga sudah menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang-Yogyakarta yang sekarang berganti menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang.

“Pada tahun 2017 yang lalu kita sudah mengirim 26 orang putra-putri di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Malang dan dua orang di Polbangtan Malang, yang ditargetkan lulus pada tahun depan,” ungkapnya.

Kemudian pada tahun 2018, Pemkab Lingga kembali mengirim sebanyak 10 orang putra putri Kabupaten Lingga di Polbangtan Malang. Dilanjutkan pada tahun 2019 mengirim sebanyak 6 orang di Polbantan Yoma dan 3 orang Polbangtan Malang, yang ditargetkan lulus pada tahun 2023.

Pada tahun 2020 ini ditengah kondisi pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Lingga sudah mengirimkan sedikitnya 4 orang putra putri Kabupaten Lingga di Polbangtan Yoma.

“Anak-anak ini disiapkan untuk benar-benar mampu menjadi tenaga ahli pertanian, karena selama pendidikan mereka banyak mengikuti kegiatan baik akademik maupun non-akademik,” bebernya.

Untuk kegiatan akademik, putra putri Kabupaten Lingga tersebut diberikan materi mulai dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) 1, pendampingan, serta magang di perusahaan dan juga di dinas BPP Wilayah kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kemudian untuk kegiatan non-akademiknya mereka diikutsertakan dalam kegiatan OPTK (Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan) dan FORKI (Forum Kerjasama Kerohanian Islam) tingkat perguruan kedinasan.

“Dengan infrastruktur dan dukungan SDM yang mapan, kita yakin dalam periode yang akan datang wacana pemerintah daerah dan pusat untuk menjadikan Lingga sebagai salah satu daerah kemandirian pangan akan mulai menampakkan hasil yang maksimal,” pungkasnya. (Rid)

banner 1050x130