Selisih Paham, Seorang Pria Ancam Korban dan Mantan Suami Korban Gunakan Pisau dan Parang di Batam

oleh
Pelaku pengancaman Amir Hamid bersama barang bukti diamankan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja. (Foto : Ist)

Batam, Sijori Kepri — Seorang pria bernama Amir Hamid diringkus Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja, karena melakukan tindak pidana pengancaman dengan menggunakan pisau dan parang, di Komplek Nagoya Newton Blok M No 03 Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Jumat, 15 Juli 2022 sekira pukul 21.20 WIB.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, melalui Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, membenarkan, bahwa telah mengamankan tersangka Amir Hamid dalam tindak pidana pengancaman yang terjadi pada hari Jumat tanggal 15 Juli 2022 sekira pukul 21.20 WIB, di Komplek Nagoya Newton, Blok M No 03 Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

“Adapun barang buktinya adalah 1 (satu) bilah Pisau Dapur, 1 (satu) bilah Parang, dan 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Revo,” kata Kompol Budi Hartono, Selasa, 19 Juli 2022.

Kronologis kejadian berawal pada Jumat tanggal 15 Juli 2022 sekira pukul 21.20 WIB, terjadi selisih paham antara korban dengan pelaku.

Selanjutnya pelaku menghubungi saksi atas nama Tony (mantan suami korban) dan meminta tolong. Tidak berapa lama, saat saksi Tony datang. Melihat hal tersebut, pelaku langsung ke dapur dan mengambil pisau dapur, yang selanjutnya berlari mengejar saksi Tony dengan mengancungkan pisau yang telah dikuasainya, sehingga membuat saksi Tony berlari.

BACA JUGA  Video Penjelasan Kapolresta Barelang Terkait Vaksinasi Massal di GOR Temenggung Abdul Jamal Batam

Disaat bersamaan, melihat kejadian tersebut korban ketakutan dan menghidupkan mobil, yang saat akan memutarkan mobilnya pelaku berbalik arah dan mengejar korban masuk pintu depan sebelah kiri, serta mengancungkan pisau ke arah korban membuat korban semakin ketakutan, hingga menginjak gas dan rem mendadak.

Saat itu pun pelaku terjatuh, selanjutnya korban menjemput saksi Tony untuk bersama-sama membuat laporan polisi.

Namun saat diperjalanan dihadang oleh pelaku, sehingga korban lari dan diikuti oleh pelaku sampai ke Polsek Batu Ampar, yang setibanya di Polsek menceritakan kejadian yang dialaminya.

“Tidak berapa lama kemudian, pelaku pun tiba langsung diamankan oleh petugas, dan saat dilakukan penggeledahan didapati 1 (satu) bilah parang disimpan didalam celana depan pelaku. Atas kejadian tersebut korban membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja,” ungkap Kapolsek.

Setelah mendapat laporan dari Polsek Batu Ampar, bahwa telah mengamankan terduga pelaku pengancaman terhadap korban yang terjadi di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, IPTU Thetio Nardiyanto, langsung mengamankan pelaku dan melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup.

BACA JUGA  Satgas Covid-19 Polresta Barelang Beri Imbauan Prokes di 24 Pasar Tumpah Selama Ramadhan

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelapor, korban, saksi-saksi lain, adanya bukti petunjuk, serta adanya barang bukti, selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk menetapkan terlapor Amir Hamid sebagai tersangka.

“Dari hasil gelar perkara, terlapor dapat ditetapkan sebagai tersangka, kemudian tersangka langsung ditahan guna proses penyidikan lebih lanjut,’ pungkas Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono.

Shares