Semua Warga Miskin Harus Menerima, Lurah Diminta Cek ke Lapangan

oleh
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari. (Foto : Prokopim TPI)

Semua Warga Miskin Harus Menerima, Lurah Diminta Cek ke Lapangan
– Sebelum Ramadhan, Bantuan Pemko Tanjungpinang Direalisasikan.

Sijori Kepri, Tanjungpinang — Beredar temuan di lapangan, masih banyak warga terdampak Virus Corona (COVID-19) belum masuk dalam pendataan Ketua RT, membuat Sekretaris Kota (Seko) Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, angkat bicara.

Dengan tegas, Teguh Ahmad Syafari minta seluruh Lurah, turun melakukan pengecekan ke lapangan.

”Prioritas bantuan untuk warga miskin yang terdampak COVID-19. Kita tidak mau mendengar, ada orang miskin tidak menerima bantuan. Kita minta, seluruh Lurah turun melakukan pengecekan,” kata Teguh Ahmad Syafari, Jumat, (17/4/2020).

Upaya ini dilakukan bukan tidak percaya dengan pendataan yang dilakukan Ketua RT, melainkan bertujuan agar bantuan yang digulirkan Pemko Tanjungpinang, tepat sasaran. Jika dalam prosesnya ada temuan orang miskin tidak menerima, tentu yang akan diminta pertanggungjawaban adalah Lurah dan Ketua RT. Karena merekalah yang berhubungan langsung dengan warga.

BACA JUGA :  Mahasiswa UMRAH Bagikan Masker Gratis

Jika tidak ada halangan, realisasi penyaluran bantuan Pemko untuk warga miskin yang terdampak merebaknya COVID-19, dilaksanakan sebelum puasa Ramadhan. ”Kita upayakan sebelum puasa Ramadhan, bantuan Pemko Tanjungpinang untuk warga terdampak telah direalisasikan,” katanya.

Alokasi bantuan ini, katanya, secara bertahap dilaksanakan. Jika masih ada warga yang belum terdata, maka Lurah mau pun Ketua RT, harus mendata warga tersebut.

”Ketua RT kita minta bijak di lapangan. Tolong, warga miskin diprioritaskan. Jangan tebang pilih. Karena itu, Lurah harus ikut melakukan pengecekan ke lapangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Rukun Keluarga (RT) di lingkungan Kota Tanjungpinang tengah melakukan pendataan calon penerima bantuan warga terdampak Virus Corona (COVID-19). Pantauan di lapangan, masih banyak warga terdampak belum masuk dalam pendataan RT.

BACA JUGA :  Pengusaha MOKAS Santuni Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa

Alasannya karena identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang bersangkutan tidak berada di wilayah RT tersebut. Padahal, ia menetap di lingkungan wilayah RT ini.

”Artinya, alokasi bantuan Pemko Tanjungpinang ini bukan untuk warga terdampak Virus Corona, melainkan untuk warga yang memiliki KTP dan KK yang tinggal di lingkungan RT itu saja. Padahal, tidak semua warga memiliki KTP dan KK ini tinggal di wilayah sesuai KTP dan KK,” ujar Rina.

Janda memiliki dua anak ini mengaku sangat menyesalkan kebijakan Pemko Tanjungpinang, yang masih mengedepankan kriteria KTP dan KK dalam pembagian bantuan warga terdampak COVID-19. (Wak Zek)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.