Seorang Pria Beristri Aniaya Pacar Hingga Luka di Batam, Ini Kronologis Kejadiannya

oleh
Unit reskrim Polsek Sei Beduk saat meringkus pelaku tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan di Kota Batam. (Foto : Ist)

Batam — Seorang pria beristri berinisial RH (34) merupakan warga Simpang Kara, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, diringkus Unit reskrim Polsek Sei Beduk, karena diduga melakukan tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan terhadap korban (pacar, Red) dan juga sebagai pelapor berinisial R, di rumah korban di Bukit Layang, Blok H No 12, RT 006 RW 012, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kamis, 29 September 2022.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, melalui Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia, membenarkan tentang penangkapan pelaku berinisial RH (34), saat sedang berada di rumah korban di Bukit Layang, Blok H No 12, RT 006 RW 012, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

“Terhadap pelaku RH (34) diancam melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan dengan Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 406 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan,” kata AKP Betty Novia, Jumat, 30 September 2022.

AKP Betty Novia juga menjelaskan tentang kronologis kejadian tersebut berawal pada hari Kamis tanggal 29 September 2022 sekira pukul 22.00 WIB, korban inisial R mendapatkan sebuah video dari pelaku yang berisikan jikalau pelaku selalu berharap balasan dari pada korban. 

BACA JUGA :  Polsek Sei Beduk Ringkus Pelaku Penipuan di Ruko Griya Asri

“Akan tetapi korban tidak mau lagi berhubungan dengan pelaku dikarenakan pelaku sudah memiliki Istri,” ungkap AKP Betty Novia. 

Tidak terima dengan balasan Chatingan Korban, kemudian pelaku mengirimkan stiker chat tidak senonoh terhadap korban, dan korban menjawab “Itu punya istrimu ya”, lalu pelaku marah dan mengancam dan mendatangi korban. 

Dikarenakan korban hendak pindah/ mengungsi ke rumah temannya pelaku di daerah Tanjung Uncang, saat korban hendak pergi, tanpa diduga korban bertemu dengan pelaku di simpang rumahnya, dan pelaku langsung merampas barang-barang korban. 

Lalu, pelaku mengajak korban kembali ke rumah korban, dengan alasan untuk mengambil pakaian korban. 

Setelah mengambil pakaian, pelaku kembali membahas isi Chatingan sebelumnya. Lalu pelaku langsung mencekik korban, sehingga rantai kalung korban terputus sambil pelaku berkata “Jangan kau bawa-bawa nama istriku”. 

Disaat itu juga pelaku menampar korban dengan kedua tangannya, kemudian menarik rambut korban dan juga meninju bagian mulut korban. 

Selain itu, pelaku juga merusak barang milik korban yang berada di dalam rumah korban berupa 1 (satu) Unit TV 30 inchi Merk Polygran dan Speaker Aktif Merk Polytron, 2 (dua) Unit Handphone Merk Oppo dan Xiomi.

BACA JUGA :  43 Personil Polresta Barelang di Test Urine

Dalam penganiayaan itu korban juga mengalami luka pada bagian bibir bawah dan memar pada bagian pipi, sehingga korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 5.500.000,- (lima juta lima ratus ribu rupiah). Selanjutnya korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sei Beduk guna pengusutan lebih lanjut.

Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi yang cukup, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sei Beduk yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, IPTU Yustinus Halawa, pada hari Jumat tanggal 30 September 2022, sekira pukul 14.10 WIB, mendapat informasi dari korban, bahwa diduga pelaku tindak pidana penganiayaan dan perusakan berinisial RH (34) sedang berada di rumah Korban di Bukit Layang, Blok H No 12, RT 006 RW 012, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. 

“Mendapat informasi tersebut, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sei Beduk langsung bergerak ke alamat tersebut. Setelah tiba di lokasi yang dimaksud, memang benar terduga Pelaku berada di dalam sebuah rumah milik korban, unit Opsnal langsung melakukan penangkapan. Selanjutnya pelaku RH (34) dibawa ke Polsek Sei Beduk guna pengusutan perkara lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

BACA JUGA :  Polsek Galang Lakukan Pengamanan Penyuntikan Vaksin Covid-19

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, IPTU Yustinus Halawa, mengatakan, terhadap pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Polsek Sei Beduk.

“Adapun barang bukti yang diamankan, yakni 1 (satu) unit TV 30 inchi Merk Polygran, 1 (satu) unit Speaker Aktif Merk Polytron, dan 2 (dua) Unit Handphone Merk Oppo dan Xiomi,” kata IPTU Yustinus Halawa. (Wak Dar)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.