Simpan BB Dalam Polibek, Tiga Pengedar Ganja Dicokok

oleh -49 views
Barang Bukti (BB) ganja bersama Becak Motor yang diamankan Dirresnarkoba Polda Kepri.

Simpan BB Dalam Polibek, Tiga Pengedar Ganja Dicokok

Kabidhumas Polda Kepri Komisaris Besar Polisi Harry Goldenhardt S memberikan keterangan pers. (Foto : Humas Polda Kepri)

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Tiga pengedar narkotika jenis ganja, masing-masing berinisial SM Alias MN, AS alias MS dan AH alias WA, berhasil dicokok Tim Ditresnarkoba Polda Kepri, Minggu, (5/1/2020). Penangkapan tiga pelaku ini di tempat berbeda.

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi, mengatakan, kronologis penangkapan tiga pelaku berawal aparat menerima informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Tiban Center, Sekupang, Kota Batam, ada seseorang diduga memiliki narkoba jenis daun ganja.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan penangkapan terhadap pria berinisial SM Alias MN yang berada di pinggir jalan Tiban Center dan dilakukan penangkapan.

”Saat dilakukan penggeledahan, kita menemukan daun ganja yang dikemas dengan lakban warna coklat seberat 43 (empat puluh tiga) gram,” ujar Muji Supriyadi, Kamis, (16/1/2020).

Dari keterangan SM alias MN mengarah kepada tersangka kedua, AS alias MS dan dilakukan penangkapan saat tersangka berada di pinggir jalan Pasir Putih, Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Dari pemeriksaan terhadap AS alias MS tidak ditemukan barang Bukti Narkoba, namun tim berhasil memperoleh keterangan terhadap AH alias WA yang berada di wilayah Kampung Pelita, Lubuk Baja, Kota Batam.

Selanjutnya tim melakukan penangkapan dan penggeledahan di tempat tinggal AH alias WA, diamankan Barang Bukti (BB) 8 buah polibek bibit yang di dalamnya berisikan 56 bungkus daun kering diduga ganja yang dibungkus dengan lakban warna coklat seberat 5.827.42 gram.

Dari pengembangan kasus terhadap tiga pelaku ini, aparat berhasil mengamankan BB beberapa Unit Handphone yang dijadikan alat komunikasi, kartu identitas para tersangka, alat ukur Timbangan, dan satu unit Becak Motor yang digunakan Inisial AH alias WA sebagai alat transportasi.

”Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 114 ayat (2) dan pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 Tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya. (Wak Rans/R)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400