Sinergi Antara Pemerintah dan Stackholder Turunkan Angka HIV

oleh
Dedi. (Foto : Ist)

TAJUK OLEH : DEDI

Sinergi Antara Pemerintah dan Stackholder Turunkan Angka HIV

SIJORIKEPRI.COM — Selama ini banyak masyarakat mengira bahwa HIV/AIDS itu adalah suatu hal yang sama padahal memiliki arti yang berbeda

HIV merupakan singkatan dari “Human Immunodeficiency Virus”. Virus ini merupakan virus yang dapat menyebabkan AIDS. Jika anda terinfeksi HIV, anda akan dikatakan sebagai HIV positif.

HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, yang mana adalah pertahanan tubuh terhadap penyakit. Jika sistem kekebalan tubuh seseorang telah dirusak oleh virus, maka akan mengembangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

Ini berarti mereka akan mendapatkan infeksi dan penyakit yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan.
Didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meningga

Info yang di dapat dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, pada tri wulan pertama tahun 2018 ditemukan 25 orang yang di vonis positif mengidap HIV dan 11 orang AIDS. Angka tersebut diperoleh dari 1800 warga yang melakukan konseling secara sukarela.

BACA JUGA  Rokok Non Cukai di Kepri, Bisnis Gelap Yang Terang-Terangan

Hal ini menimbulkan kekhawatiran karana penyakit ini adalah penyakit yang bisa menular dan dapat menimbulkan kematian yang disebkan menurunnya daya tahan tubuh.

Angka ini terjadi dikarnakan kurangnya pemahaman masyarakat tentang penyakit tersebut. Ditambah lagi masih kurangnya sosialisasi HIV/AIDS kepada masyarakat serta kurangnya pengawasan baik pemerintah maupun masyarakat terhadap hal-hal yang dapat memungkinkan penyebaran penyebaran penyakit tersebut.

Adapun diantara penyebab menyebarnya penyakit tersebut kalau dilihat dari kenyataan yang ada di masyarakat, masih sering terjadi hubungan intim tanpa ikatan pernikahan yang rentan menimbulkan prilaku gonta-ganti pasangan atau lebih dikenal seks bebas.

Selain seks bebas, juga prilaku pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik yang sama. Sementara virus HIV/AIDS paling mudah menyebar melalui sperma dan darah.

Untuk meminimalisir semangkin merebaknya virus HIV/AIDS perlu selalu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat oleh pemerintah melalui dinas kesehatan, lembaga atau ormas yang terkait pengentasan HIV/AIDS tetntang bahayanya penyakit tersebut serta penyebab-penyebabnya.

Tidak hanya sampai disitu, tetapi pemerintah hendaknya gencar dalam melakukan pengawasan yang tegas terhadap penyebeb-penyebabnya, serta pengawasan masyarakat dan orang tua.

BACA JUGA  Penanganan Banjir Tak Kunjung Selesai

Apabila terjadi kerjasama serta terjalin sinergi yang baik antara unsur pemerintah dan stackholder, lembaga, ormas, masyarakat dan orang tua dapat memungkinkan menurunnya penyebaran virus tersebut dan meminimalisir jumlah penderita HIV/AIDS. (Dedi)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.