Speed Boat Bintan Cahaya Stop Layani Rute Suak Buaya – Sungai Buluh

oleh

LINGGA (SK) — Speed Boat Bintan Cahaya, yang dikelola Koperasi Nelayan Suak Buaya Bertuah (KNSBB) beberapa waktu lalu, sempat melayani Rute Suak Buaya – Sungai Buluh, kembali terhenti. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Speed dengan kapasitas 60 tempat duduk ini berhenti melayani rute Desa Suak Buaya – Sungai Buluh.

Menurut salah seorang warga, Desa Posek, Riady, berhentinya speed boat Bintan Cahaya melayari Suak Buaya – Sungai Buluh, diduga harga tiket yang terlalu tinggi. Dengan tinggi harga tiket, sehingga tidak banyak masyarakat menggunakan speed untuk bepergian maupun pulang, masyarakat menilai harga tiket Rp 70 ribu untuk sekali jalan cukup tinggi.

“Masyarakat tidak terjangkau dengan harga tiket, mereka jadi enggan untuk memanfaatkan speed boat ini untuk bepergian maupun pulang,” ucapnya, kepada Sijori Kepri, Senin, (2/11/2015).

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Suak Buaya, Sardi, membenarkan, Speed Boat Bintan Cahaya tidak lagi melayani rute Suak Buaya – Sungai Buluh. Menerut pengakuan dari pihak operator speed boat, karena kurangnya penumpang yang menggunakan speed tersebut untuk pulang dan pergi, sehingga tidak menututupi dengan biaya operasional pihak operator speed boat.

BACA JUGA  Nelayan Desa Suak Buaya Tabrak Kapal Tanker

“Masyarakat menilai harga tiket terlalu tinggi, sehingga tidak terjangkau untuk ekonomi masyarakat saat ini,” terangnya, kepada Sijori Kepri, Senin (2/11/2015) melalui telepon genggamnya.

Dengan ekonomi masyarakat yang saat ini cukup berkurang, kata Sardi, dengan harga tiket Rp 80 ribu untuk sekali jalan, dari Desa Suak Buaya, dan Rp70 ribu dari Pulau Mas, Desa Posek, ke Sungai Buluh, mereka menilai cukup cukup mahal. Namun kita juga tidak dapat menyalahkan pihak speed boat, karena mereka terus mengalami kerugian, mereka lebih baik menghentikan rute pelayaran mereka.

“Sekarang ini, kapal kayu kembali jalan untuk melayani masyarakat yang akan pulang dan pergi dari Desa Suak Buaya dan sekitar, meski, sedikit lebih lambat, namun, ongkos yang dikeluarkan lebih irit dan terjangkau. Selain itu, barang kebutuhan yang dibawapun dapat lebih banyak,” pungkasnya. (SK-Pus)

LIPUTAN LINGGA : PUSPANDITO
EDITOR : RUSMADI

Ilustrasi: SB Bintan Cahaya Layani Rute Suak Buaya - Sungai Buluh (Photo : Puspandito)
Ilustrasi: SB Bintan Cahaya Layani Rute Suak Buaya – Sungai Buluh (Photo : Puspandito)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.