Surat Izin Pemeriksaan AG Diduga Mengendap di Polda Kepri

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Surat izin pemeriksaan terhadap Agung Trianto alias AG, oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang, atas dugaan kasus penimbunan solar tangkapan Unit Intel Kodim 0315/Bintan beberapa waktu lalu, melalui Gubernur Kepri, H Muhammad Sani yang telah dikirimkan oleh tim penyidik Polres Tanjungpinang beberapa waktu lalu, diduga masih mengendap di Polda Kepri.
Informasi diperoleh Haluan Kepri, surat izin pemeriksaan terhadap AG tersebut belum sampai ke meja Gubernur Kepri untuk ditanda tangani. Padahal, pihak Polres Tanjungpinang sendiri mengaku sudah mengirimkan surat tersebut melalui Polda Kepri beberapa waktu lalu.

Sementara Kapolres Tanjungpinang, AKBP Dwita Kumu Wardana kepada wartawan, Senin (29/9) lalu mengatakan, bahwa surat izin tersebut sudah dikeluarkan oleh Gubernur Kepri beberapa hari lalu ke Polda Kepri.

Pernyataan orang nomor satu di Polres Tanjungpinang tersebut bertolak belakang dengan ucapan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Reza Morandi Tarigan, yang menyebutkan, bahwa ia belum mendapatkan informasi tentang hal tersebut.

“Slow lah bro….. Surat izin dari Gubernur Kepri tersebut sudah kita kirim ke Polda Kepri beberapa hari lalu, dan sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi tentang balasan surat izin itu,” ucap Reza saat ditemui wartawan di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (1/10).

BACA JUGA  Kapolres Joko Bintoro : Kita Tunggu Ada Korban UN Swissindo “YANG MELAPOR”

Menyikapi hal tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Tuntas Korupsi (Getuk) Kepri, Yusri Sabri merasa gerah, dan mempertanyakan tentang kinerja aparat kepolisian di daerah ini, dan menilai tidak adanya keseriusan untuk melakukan pengungkapan sebuah dugaan tindak pidana penimbunan solar dan sudah menjadi isu nasional saat ini.

“Ada apa dengan pihak kepolisian ini. Kenapa surat izin gubernur untuk pemeriksaan oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang tersebut tidak turun-turun juga sampai saat ini,” ucap Yusri kepada Haluan Kepri, Kamis (2/10).

Dikatakan, dugaan kasus penyeludupan atau pelangsir solar yang berhasil diungkap oleh Unit Intel Kondim 0315 Bintan tersebut termasuk suatu kejahatan tindak pidana yang masuk dalam Extra Ordinary Crimes, yakni kejahatan yang harus ditangani secera serius, dan tidak separoh-seperoh seperti yang tengah ditangani penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang saat ini.

“Kita minta aparat kepolisian di wilayah ini benar-benar serius dan tidak bermain-main dalam menangani perkaranya,” tegas Yusri.

Sebelumnya, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Dwita Kumu Wardana mengaku serius serta tidak memiliki beban dalam menangani atas dugaan kasus pensiran solar yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang itu untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA  Pemko Tanjungpinang “TERLALU FANATIK” Dengan “NON TUNAI”

“Penanganan perkara dugaan kasus BBM tersebut juga termasuk atensi dari Kapolda Kepri. Dan kita sangat serius untuk melakukan proses sesuai aturan hukum berlaku, bagi siapa pun yang diduga terlibat di dalamya, termasuk Agung Trianto,” kata Dwita.(hk/SK-001)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.