Syarul Ditemukan Tewas di Perairan PT Rotary Engineering Batam

oleh
Nelayan setempat menemukan korban Syarul yang diduga terseret arus dan tenggelam di perairan Tanjung Uncang, Kota Batam. (Foto : SAR TPI)

Sijori Kepri, Batam —  Seorang remaja laki-laki bernama Syarul (17) diduga terseret arus dan tenggelam di perairan Tanjung Uncang, Kota Batam, pada Minggu, (24/10/2021), sekira pukul 13.10 WIB, akhirnya ditemukan tewas oleh Nelayan setempat, di Perairan PT Rotary Engineering, Kota Batam, Selasa, (26/10/2021), sekira pukul 04.50 WIB pagi.  

Plh KAKANSAR Tanjung Pinang, sekaligus Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Miswadi, mengatakan, jenazah korban ditemukan ± 1 NM dari LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan).  

“Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan Terima Informasi dari Nelayan setempat, bahwa korban Syarul ditemukan di Perairan PT Rotary Enginering, ± 1 NM dari LKK yang dilaporkan dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Embung Fatima, Batam,” kata Miswadi, Selasa, (26/10/2021).

Dengan telah ditemukannya korban, lanjut Miswadi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup, seluruh unsur kembali ke pangkalannya masing-masing.  

Sebelumnya diberitakan, berenang bersama temannya, seorang remaja laki-laki bernama Syarul (17) diduga terseret arus dan tenggelam di perairan Tanjung Uncang, Kota Batam, Minggu, (24/10/2021), sekira pukul 13.10 WIB.  

BACA JUGA  ABK Kapal KLM Zaqiah Diduga Ikut Tenggelam Bersama ABK Kapal KLM Tirta Mulia GT 142

Plh KAKANSAR Tanjung Pinang sekaligus Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Miswadi, membenarkan, bahwa telah terjadi Operasi SAR  Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) seorang remaja diduga terseret arus dan tenggelam di perairan Tanjung Uncang, Kota Batam, pada Koordinat 1° 2’38.64″U  103°54’29.75″T.  

“Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam meneriman informasi ini dari RW setempat, selanjutnya Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam berjumlah 6 (enam) orang personil langsung menujui ke LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan),” kata Miswadi, Senin, (25/10/2021).

Kronologis kejadian berawal pada hari Minggu, (24/10/2021), pukul 13.10 WIB, Korban bersama temannya sedang bermain dipingiran pantai dan korban berenang ke arah laut.  

“Diduga korban terseret arus dan tenggelam, dan hingga saat ini kerban belum ditemukan,” ungkap Miswadi.  

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain, KanSAR Tanjung Pinang, Pos SAR Batam, POLRI/Poltabes barelang/Polair, TNI/ Babinsa, Damkar Kota Batam dan masyarakat setempat.  

“Dalam pencarian Basarnas menggunakan dan menyiapkan Rubber Boat, Rescue Truk, Rescue Car D-Max, Palkom, Palmedis/Evakuasi, dan Pakaian Covid-19,” tutup Miswadi. (Wak Dar)

BACA JUGA  Nelayan Temukan Tendi Fauzan Bahri Mengapung di Perairan Lobam Tanjung Uban
 

No More Posts Available.

No more pages to load.