Taba Iskandar : Peran Ormas Sangat Penting Dalam Pembangunan

oleh
Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar. (Foto : Ist)
Taba Iskandar saat menjadi narasumber Sosialisasi dan Pembinaan Ormas dan LSM bagi mahasiswa dan organisasi pemuda se-Kota Batam. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Batam — Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar, mengatakan, kehadiran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) merupakan manifestasi dari pengakuan Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung tinggi demokrasi. Dimana setiap individu dan masyarakat memiliki kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat yang dijamin dalam UUD 1945 Pasal 28E ayat (3). 

“Secara lebih terperinci, pengaturan Ormas telah tercantum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013, tentang Ormas, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2017,” kata Taba Iskandar, saat menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Ormas/LSM, yang sesuai dengan peraturan perundangan bagi mahasiswa dan organisasi pemuda, yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Riau, dengan materi “Peran Ormas Dalam Mendukung Pembangunan dan Program Pemerintah Provinsi Kepri”, di Hotel Beverly, Batam, Kamis, 30 Juni 2022.

Taba Iskandar juga menjelaskan, Ormas sejatinya didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara suka rela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, dengan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. 

BACA JUGA  Komisi I DPRD Kepri Cari Solusi Detasemen TNI AU Bandara Hang Nadim

“Dalam mengejar tujuan pembangunan yang merata dan berkeadilan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat, seperti melalui Ormas yang ikut membantu pemerintah dalam mendukung pembangunan,” kata Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kepri ini. 

Menurut Taba, peran Ormas dalam demokrasi sangat penting untuk mengembangkan pola pikir inklusif kepada masyarakat. Dalam hal ini menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, tenggang rasa, dan memahami bahwa tidak ada yang mayoritas dan minoritas.

Pemahaman seperti ini harus dikembangkan di Indonesia, agar semua orang tahu bahwa sebetulnya keanekaragaman di Indonesia ini harus dipahami secara lebih utuh. Dan peranan Ormas dan Media sebetulnya menjadi lebih penting untuk membangun semangat toleransi dan inklusivitas. 

Taba Iskandar juga menyebutkan, jika kolaborasi antara Ormas dan pemerintah harus didasarkan pada persatuan, pemberdayaan, dan aspirasi. 

Pemerintah perlu merangkul Ormas untuk menjadi motor penggerak dalam menyelesaikan permasalahan kebangsaan dan menguatkan komitmen dalam melaksanakan fungsi pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. 

“Kesemua elemen kolaborasi ini harus terus dikuatkan antara Ormas dan pemerintah. Dengan adanya sinergitas yang kuat antara pemerintah dan Ormas, maka cita-cita pembangunan kita yakin dapat terwujud,” pungkas Taba Iskandar. 

BACA JUGA  Diawali Convoy City Riding, HDCI Kepri-Batam Adakan Halal Bihalal di Kediaman Ketua HDCI Kepri

Selain Taba Iskandar, kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber lain, yakni Kepala BPKAD Provinsi Kepri, Venni Meitaria Detiawati, dan Pakar Politik, Zamzami A Karim. (Red)

Shares