Tak Sampai 1 Bulan, Polres Tanjungpinang Amankan “10 TERSANGKA NARKOBA”

oleh
Tak sampai 1 bulan, Polres Tanjungpinang mengamankan 10 Tersangka Narkoba. (Foto : Humas Polres Tanjungpinang)

Tak Sampai 1 Bulan, Polres Tanjungpinang Amankan “10 TERSANGKA NARKOBA”

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Tak sampai satu bulan yakni, dari 19 September – 23 Oktober 2018, Polres Tanjungpinang telah mengamankan 10 tersangka Tindak Pidana Narkoba/Narkotika, dengan 7 perkara berbeda yang dirilis oleh Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi SIK MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Efendri Alie MH, bersama Ps. Kasubbag Humas IPTU G Suratman, pada Konferensi, di Lobi Mapolres Tanjungpinang, Selasa, (30/10/2018) pukul 12:30 WIB.

Adapun 10 (sepuluh) orang tersangka yang diamankan tersebut diantaranya, yaitu AM (38), MS (29), AZ (30), AH (42), RN (36), RW (33), SI (39), RSH (29), RH (37), dan EN (23).

Kasat Narkoba, AKP Efendri Alie MH, mengatakan, perkara pertama, polisi mengamankan tersangka AM (laki-laki) yang beralamat di Jalan Melai Kabupaten Kepulauan Meranti.

AM (38), diamankan di depan ruko dekat Kantor PLTD Air Raja, di Jalan Raya Tanjung Uban – Tanjungpinang, pada hari Sabtu, 29 September 2018, sekira pukul 21:30 WIB. Saat diamankan dan dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket bungkusan plastik bening berisikan serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu, dengan berat 0,51 gram di dalam 1 (satu) buah kotak rokok.

Perkara yang kedua, polisi mengamankan tersangka MS (29), yang beralamat di Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang. MS ditangkap saat sedang berada di Jalan D.I. Panjaitan samping SPBU Batu 7 Kota Tanjungpinang, pada hari Sabtu, 06 Oktober 2018 sekira pukul 00:30 WIB, dengan barang bukti 6 (enam) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 1,32 gram dan seperangkat alat hisap sabu/bong.

Ketiga, yaitu tersangka AZ (30), yang beralamat di Jalan Bukit Cermin Kota Tanjungpinang. AZ diamankan di Jalan Ahmad Yani depan Kantor Pelni Kota Tanjungpinang pada hari Jumat, 12 Oktober 2018 sekira pukul 23:00 WIB dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu yang dipegang oleh AZ.

“Ditemukan juga di dalam kotak rokok kaleng 4 (empat) paket diduga narkotika jenis sabu, serta 1 (satu) pipet kaca dan 1 (satu) buah sumbu mancis gas yang dibalut dengan kertas tisu putih, dan ditemukan lagi 2 (dua) paket diduga narkotika jenis sabu didalam kotak rokok. Total sebanyak 7 (tujuh) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 6 gram,” terang Efendri Alie.

Keempat, yaitu tersangka AH (42), yang beralamat Jalan Lorong Banjar, Kota Tanjungpinang. AH ditangkap pada saat turun dari sepeda motor di depan Swalayan Wellcome, Kota Tanjungpinang pada hari Jumat, 19 Oktober 2018, sekira pukul 01:25 WIB dan ditemukan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,46 gram di dalam saku celana yang dipakainya, yang diakuinya didapat dari RN.

Kelima, yaitu tersangka RN (36), (perempuan), yang beralamat di Jalan Handjoyo Putro, Kota Tanjungpinang. RN ditangkap pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 sekira pukul 02:35 WIB di rumah yang terletak di Perumahan Pinang Merah, Kota Tanjungpinang, dan ditemukan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis sabu seberat 0,39 gram dibawah karpet.

“RN ditangkap setelah dilakukan penangkapan terhadap AH yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 20 Oktober 2018, sekira pukul 01.25 WIB di depan Swalayan Wellcome, Kota Tanjungpinang,” jelasnya.

Perkara yang keenam, polisi meringkus 3 (tiga) tersangka masing-masing, yaitu, RW (33) (perempuan), yang beralamat di Jalan Handjoyo Putro Kota Tanjungpinang, SI (39) (laki-laki) yang beralamat di Jalan Handjoyo Putro Kota Tanjungpinang, dan RSH (29) (perempuan) yang juga beralamat di Jalan Handjoyo Putro Kota Tanjungpinang.

“RW, SI dan RSH ditangkap di Jalan Handjoyo Putro Kota Tanjungpinang pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 sekira pukul 02:25 WIB dengan barang bukti 2 (dua) paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,83 gram, 1 (satu) buah pipet kaca bening di dalamnya diduga terdapat narkotika jenis sabu bekas sisa pakai dan seperangkat alat hisap sabu/bong,” terangnya.

Dan yang ketujuh, polisi mengamankan 2 (dua) tersangka masing-masing, RH (laki-laki) yang beralamat di Jalan Lingga Kota Tanjungpinang, dan EN (perempuan) yang beralamat di Jalan Toapaya Asri Kabupaten Bintan.

“RH dan EN diamankan pada saat berada di Hotel Kita yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan – Kota Tanjungpinang pada hari Selasa tanggal 23 Oktober 2018 sekira pukul 04.00 WIB dengan barang bukti 5 (lima) paket diduga narkotika jenis sabu, dengan berat 41,12 gram, 1 (satu) linting yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat 0,71 gram dan 1 (satu) paket diduga narkotika jenis ganja dengan berat 0,71 gram yang mana barang bukti tersebut ditemukan di Tempat Kejadian Perkara dan juga di kediaman RH,” pungkasnya.

Terhadap 10 orang tersangka yang diamankan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (Wak Tung/R)

 

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]