GESER UNTUK BACA BERITA
Example 325x300
BATAMBP BATAMHEADLINE

Taman Rusa Sekupang Batam, Bakal Jadi Ikon Wisata Baru di Kepulauan Riau

×

Taman Rusa Sekupang Batam, Bakal Jadi Ikon Wisata Baru di Kepulauan Riau

Sebarkan artikel ini
Taman Rusa Sekupang Batam. (Foto : Ist)

BATAM — BP Batam terus mempercepat pengembangan Taman Rusa Sekupang. Taman yang awalnya diperuntukan sebagai fasilitas olahraga pegawai Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) tersebut kini bakal dijadikan sebagai ikon wisata baru di Kepulauan Riau.

Pengembangan Taman Rusa Sekupang ini mengusung konsep “Smart and Green Garden”, sejumlah fasilitas baru pun telah diresmikan guna mendukung pengembangan saat ini.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui General Manager Hunian Gedung, Agribisnis dan Taman BP Batam, Herawan, menjelaskan, bahwa pembangunan yang saat ini sedang berlangsung sudah memasuki tahap keempat.

BACA JUGA :  Launching Bulan Dana PMI 2023, Sekda Batam: Mudah-Mudahan Target Rp 1,8 Miliar Bisa Tercapai

“Yang sudah berjalan kemarin itu tahap ketiga, seperti pembuatan kolam Koi, air mancur, dan perbaikan areal jogging track. Sekarang mau masuk ke tahap 4, nantinya juga akan dibangun semacam teater di sana,” kata Herawan, Selasa, 21 Maret 2023.

Disampaikan Herawan lagi, bahwa Taman Rusa Sekupang akan dilengkapi pula dengan Food and Beverage (F&B) Service ke depannya.

BACA JUGA :  Kembali, Warga Tiongkok Terinfeksi Positif Covid-19 di Batam

Pengembangan ini pun selaras dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang ingin menjadikan Taman Rusa Sekupang sebagai pendukung kemajuan sektor pariwisata Kota Batam.

“Ini sebagai antisipasi kebutuhan pengunjung yang datang. Hal ini tak terlepas dari prospek kawasan yang cukup bagus dan segmennya juga sudah kelihatan,” ujarnya.

Sejak diresmikan tanggal 18 Maret 2022 lalu, pengelolaan Taman Rusa Sekupang mampu menghasilkan sekitar Rp 2,7 miliar. Hampir menyentuh angka Rp 3 miliar.

BACA JUGA :  DPRD Kepulauan Meranti Gelar Paripurna Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Fraksi tentang LKPj Kepala Daerah Tahun 2022 dan Perubahan AKD

Terhitung dari 18 Maret sampai 31 Desember 2022, keuntungan yang dihasilkan sekitar Rp 2,362 miliar. Sedangkan pendapatan dari bulan Januari sampai awal Maret 2023 sekitar Rp 360 juta.

“Kita pun masih akan terus menambah destinasi wisatanya. Sehingga masyarakat pun banyak pilihan saat datang,” pungkasnya. ***

(Wak Dar)