,

Tangis Haru Sambut Kepulangan “DAENG RUSNADI”

oleh
Tangis Haru Sambut Kepulangan “DAENG RUSNADI” 1
Tiba di Natuna, Mantan Bupati Natuna Periode 2004 – 2009, Drs H Daeng Rusnadi M.Si dan isteri disambut oleh keluarga, kerabat, sahabat, simpatisan dan tokoh masyarakat Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]
– Mantan Bupati Natuna Periode 2004 – 2009.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Setelah menjalani masa hukuman selama 8 tahun 5 bulan di Lapas Tanjungpinang, mantan Bupati Natuna Periode 2004 – 2009, Drs H Daeng Rusnadi M.Si, akhirnya menghirup udara segar setelah bebas dari masa hukumannya.

Setelah kebebasannya, Daeng Rusnadi, didampingi istrinya, Ngesti Yuni Suprapti, yang saat ini menjabat Wakil Bupati Natuna, bertolak dari Tanjungpinang menuju Natuna dengan menggunakan penerbangan Pesawat Wing Air, Selasa, (20/03/2018).

Kepulangannya ke Natuna, bukan saja hanya menggembirakan isteri tercinta, namun juga keluarga, kerabat, sahabat, simpatisan dan tokoh masyarakat Natuna yang masih mengidolakannya.

Hal ini terlihat dari penyambutannya di Bandara Raden Sadjad Ranai Natuna, dengan hiruk pikuk masyarakat berduyun-duyun mengarak beliau dengan menggunakan Kompang mulai dari keluar dari pesawat hingga keluar terminal Bandara.

Teriakan Allahhu Akhbar pun terdengar menggema dari mulut masyarakat yang sudah hampir satu jam menunggu di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna tersebut.

Tidak kalah penting, di tengah hiruk-pikuknya masyarakat, seketika Pembacaan Doa Tepung Tawar dimulai, dan diakhiri Pembacaan Doa Selamat oleh H Tirtayasa S.Ag. Tangis haru seolah tidak terbendung lagi ketika Daeng Rusnadi dan isteri meneteskan air mata kebahagiaan, karena telah kembali di tengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Dalam sambutannya, Daeng Rusnadi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Natuna yang datang dalam penyambutan tersebut sambil berkelakar, sehingga seluruh masyarakat yang hadir tidak satupun yang tidak tertawa mendengar canda dan guyonannya.

Suasana akrab semakin terasa, dimana Daeng Rusnadi, masih tetap dapat bercanda dengan menggunakan bahasa Indonesia dan terkadang bahasa daerahnya, yaitu bahasa Melayu Ranai, yang membuat masyarakat Natuna tidak sanggup menahan tawanya.

Setelah istirahat beberapa waktu, Daeng Rusnadi, beserta keluarga dan rombongan langsung menuju Masjid Agung Natuna untuk sholat Zuhur. Seterusnya sebelum pulang ke rumah, Daeng, terlebih dulu ziarah ke kuburan Almarhum Ayahnya di Pemakaman Taman Bahagia di Ranai.

Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut, Sejumlah Anggota DPRD Natuna, FKPD, OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, dan sejumlah masyarakat yang hadir. (Nard)

 

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

height="100%"

loading...
banner 740x400

banner

banner