Tari Lenggang Meriahkan Parade Senja Ke – 6 Dispora Kepri

oleh

TANJUNGPINANG (SK) — Ratusan pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan Mahasiswa Kota Tanjungpinang menampilkan kesenian daerahnya bertajuk Parade Senja. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (17/9/2014).

Di bulan September ini, SDN 014 Bukit Bestari diberi kesempatan untuk menampilkan atraksi yang menghibur, khususnya bagi masyarakat di Tanjungpinang dan sekitarnya. Atraksi tari masal “Lenggang” mengawali acara Parade Senja yang digelar tiap bulannya. Sebanyak 100 siswa mengenakan baju kurung Melayu menghiasi halaman Gedung Daerah.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri, Drs Maifrizon MSi mengatakan, kreatifitas selalu di identikkan dengan para pemuda. Atas dasar itulah, Pemprov Kepri memandang perlu untuk menggali potensi para pemuda, khususnya di bidang kebudayaan.

“Parade Senja ini menampilkan kreasi siswa-siswi Kota Tanjungpinang. Dan acara ini juga digelar tiap bulannya pada tanggal 17, di Gedung Daerah,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, SDN 014 Bukit Bestari juga menampilkan kesenian Marawis, yang diirringi dengan musik gendang dan kompang. Mereka yang tampil berjumlah 12 siswa itu tampil dengan penuh semangat menggunakan pakaian muslim, bernyanyi mengagung-agungkan nama Allah SWT dan Nabi besar Muhammad SAW.

BACA JUGA  Doli Boniara: Tak Ada Atlit Yang Juara Tanpa Persaingan Yang Matang

“Peserta Parade Senja terdiri dari 14 sekolah dan termasuk mahasiswa. Pada acara tersebut, tiap sekolah menghadirkan 21 siswanya dengan total 400 siswa dalam mengikuti acara ini,” tandasnya.

Acara Parade Senja ini, digelar pada pukul 16.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Dalam kesempatan itu, juga dihadiri beberapa pejabat Pemprov Kepri, para guru dan orang tua siswa yang turut memberikan semangat kepada peserta Parade Senja..

“Selain itu, dalam penurunan bendara dilakukan oleh Purna Paskibraka dan dimeriahkan dengan atraksi marchine band dari pelajar SMPN 6 Tanjungpinang,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kota Tanjungpinang yang melintasi Gedung Daereah sengaja berhenti untuk menyaksikan Parade Senja ini. Dan dalam prosesi penurunan bendera Sang Saka Merah Putih, para pengendara dihentikan sementara.

“Hal itu, untuk memberikan penghormatan ketika bendera merah putih diturunkan. Tahap selanjutnya kita akan libatkan lebih banyak pihak-pihak yang berhubungan dengan kebudayaan. Semoga acara ini dapat berjalan sukses,” tutup Maifrizon. (SK-001)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.