BATAM

Temu Kader PKK Batam, Dewi Ansar: Penanganan Stunting Jadi Prioritas Nasional, TP PKK Diminta Serius

×

Temu Kader PKK Batam, Dewi Ansar: Penanganan Stunting Jadi Prioritas Nasional, TP PKK Diminta Serius

Sebarkan artikel ini
Ketua PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan pertemuan bersama Kader PKK Kota Batam. (Foto : Ist)
Ketua PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, bersama Narasumber dan Kader PKK Kota Batam. (Foto : Ist)

BATAM — Ketua PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan pertemuan bersama Kader PKK Kota Batam. 

Pertemuan bersama Kader PKK Kota Batam itu dilakukan dalam rangka membahas Penanganan Stunting di Kota Batam, di Hotel Sahid, Batam Center, Selasa, 30 Mei 2023. 

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi Keuangan Daerah, Miftahul Chairi, dan Manajer Fungsi Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Ekomomi Syariah, Neng Sri Banonjaya.

Dengan narasumber Aniesaputri Junita, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan dan Aditya Wira Pratomo, Psikolog Koordinator Program Manager Satgas Stunting Provinsi Kepri. 

BACA JUGA :  Youtube: Malam Ta'aruf STQH X Provinsi Kepri 2023

Ketua PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, mengatakan, Stunting merupakan isu penting untuk dibahas guna mempersiapkan generasi emas penerus generasi yang berkualitas.  

Kepada kader PKK Batam, Dewi berharap agar tidak bosan memberikan perhatiannya kepada Balita atau anak-anak di Batam.

“Jadikan perhatian lebih buat mereka, karena mereka masa depan bangsa,” kata Dewi Ansar. 

Khusus kesehatan Balita atau anak-anak harus dijaga, supaya tidak mengalami Stunting.

“Karena Balita merupakan salah satu faktor penunjang yang akan menentukan kualitas generasi yang akan datang,” ujar Dewi mengebu-gebu. 

BACA JUGA :  Gubernur Ansar Resmikan Rumah Singgah Pemprov Kepri di Jakarta, Berikut Penjelasan Asal Usul Nama Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua

Sebagai gambaran, kata wanita murah senyum ini, Stunting di Provinsi Kepri pada tahun 2022 terjadi penurunan dari 17,6 persen tahun 2021 menjadi 15.4 persen pada tahun 2022. 

Tingkat Stunting di Batam telah menunjukkan penurunan dari 17,5 persen pada tahun 2021 menjadi 15,5 persen pada tahun 2022.

“Hal ini merupakan kerja keras kita semua,” uangkap Dewi.

Untuk itu, tidak lupa, anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Kepri ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penurunan Stunting di Kepri.

“Semoga pencapaian ini dapat terus dipertahankan, sehingga generasi emas Kepri menjadi generasi yang bisa membuat Kepri maju jaya,” harapnya.

BACA JUGA :  Taba Iskandar Berharap Pemuda dan Pemudi Kepri Punya Semangat Bela Negara

Kepada semua pengurus dan anggota TP-PKK baik tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Kelurahan, Dewi Ansar berpesan agar dapat serius menangani persoalan ini. 

Penanganan stunting ini menjadi prioritas nasional yang harus didukung dan turut disukseskan di daerah, khususnya Provinsi Kepri tercinta. 

“Untuk itu PKK harus terlibat dalam penanganan kasus stunting dan PKK harus bekerja sama dengan lintas sektor terkait dan bersama-sama semua stake holder menanggulangi dan mencegah terjadinya kasus Stunting di Kepri,” tutupnya. ***

(Ds)