Tenggelam di Batam, Mayat Bambang Hardiono Ditemukan di Perairan Singapura

oleh
Tim SAR Gabungan melakukan koordinasi dengan Marine Police Singapore, yang telah menemukan jasad Korban Kapal tunda (Tug Boat) TB Multi Sahabat 8, Bambang Hardiono, yang tenggelam bersama kapal, di Perairan Batu Ampar, Batam. (Foto : SAR TPI)

Sijori Kepri, Batam – Mayat Bambang Hardiono, kapten Kapal tunda (Tug Boat) TB Multi Sahabat 8, yang tenggelam di Perairan Batu Ampar, Batam, ditemukan Marine Police Singapore tengah terapung di perairan Singapura, Sabtu, (27/6/2020), sekira pukul 14.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Mu’min, mengatakan, Kantor SAR Tanjungpinang, Tim SAR Gabungan, Agen Kapal dan pihak Keluarga, telah melaksanakan koordinasi bersama Marine Police Singapore.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tubuh korban, ternyata sesuai dengan data yang diberikan, maka korban dinyatakan Bambang Hardiono, kapten Kapal tunda (Tug Boat) TB Multi Sahabat 8.

”Informasi dari pihak Marine Police Singapore, korban sudah diserahkan oleh Perwakilan Pengurus Agen kapal yang berada di Singapura untuk rencana diberangkankan ke tanah air. Dan, Minggu, (28/6/2020), terima Informasi dari pihak GM Agen, korban diberangkatkan lewat laut menggunakan kapal Fery dari Port Tanah Merah Singapure, menuju Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapal tunda (Tug Boat) TB Multi Sahabat 8, tenggelam bersama kapal, di Perairan Batu Ampar, Batam, Rabu siang, (24/6/2020), sekira pukul 14.10 WIB. (Wak Dar)

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]