Scroll untuk baca artikel
BASARNASKARIMUNKEPRI

Tergulung Ombak Saat Mencari Udang, Ardi Diduga Tenggelam di Karimun

×

Tergulung Ombak Saat Mencari Udang, Ardi Diduga Tenggelam di Karimun

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan tengah melakukan pencarian korban nelayan bernama ARdi yang diduga tenggelam di perairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun. (Foto : Ist)

Sijori Kepri, Karimun — Tergulung ombak saat pergi mencari Udang, seorang nelayan bernama Ardi (45) diduga tenggelam perairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun, Selasa, (04/01/2022), sekira pukul 22.00 WIB.

Kepala Kantor BASARNAS Tanjung Pinang, Slamet Riyadi, membenarkan tentang Operasi SAR Kecelakaan Kapal Kayu/Pompong terbalik di perairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun, pada Koordinat 0°38’10.38″U 103°39’51.23″T. 

Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita
Geser Untuk Lanjutkan Baca Berita

“Korban Ardi (45) diduga tenggelam tergulung ombak. Sementara rekan korban atas nama Hanim berhasil selamat dengan berenang ketepian atau perairan dangkal,” kata Slamet Riyadi, Jumat, (07/01/2022).

BACA JUGA :  Camat Singkep Pesisir Bersihkan Area SMA Negeri 1 Singkep Pesisir

Kantor BASARNAS Tanjung Pinang menerima informasi kecelakaan ini dari Kades Sanglar, Sandri, pada Kamis, (06/01/2021), pukul 08.45 WIB.

“Mendengar adanya Operasi SAR Kecelakaan Kapal Kayu/Pompong terbalik di Perairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun berjumlah 6 (enam) orang personil langsung bergerak ke LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan),” ujar Slamet Riyadi.

Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa, (04/01/2022), sekira pukul 17.00 WIB, korban bersama temannya berangkat dari Pulau Tebing menuju Pulau Bone untuk melaksanakan aktivitas nelayan dengan mencari udang.

BACA JUGA :  5 Warga Tanjung Pinang Terseret Arus di Bintan, 1 Korban Ditemukan Tewas di Bebatuan

Namun sekira pukul 22.00 WIB, akibat cuaca yang kurang baik, sehingga Kapal Kayu/Sampan yang mereka gunakan terbalik karena terkena ombak. 

Rekan korban atas nama Hanim berhasil S (Selamat) dengan berenang ketepian atau perairan yang dangkal. Sementara korban diduga tenggelam tergulung ombak dan hingga saat ini korban belum ditemukan.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pelaksanaan pencarian antara lain, KanSAR Tanjung Pinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Polair Polda Kepri, Polair Polres Karimun, Bakamla Karimun, Polsek Moro, HNSI Karimun, dan masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Jadwal Pemadaman bright PLN Batam “SELASA, 18 SEPTEMBER 2018”

“Dalam proses pencarian, unsur SAR Gabungan menggunakan RIB Pos Pencarian dan Pertolongan TBK, SB KP 2004 (Polair Polda Kepri), SB C3 Mini (Milik Masyarakat) dan 8 (delapan) unit Kapal Kayu/Pompong,” pungkas Slamet Riyadi. (R Rich)

Share and Enjoy !

Shares
Shares
DMCA.com Protection Status