Terima 4 Sertifikat, BP Batam Pacu Pemanfaatan Lahan Untuk Pertumbuhan Ekonomi

oleh
Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama pimpinan instansi lain manerima sertifikat dari Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni. (Foto : BP Batam)

BATAM — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima 4 (empat) sertifikat dari Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Raja Juli Antoni.

4 sertifikat tersebut terdiri dari 3 (tiga) sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) lahan di kawasan Nongsa, Tanjung Uncang, dan Pulau Setokok, serta satu sertifikat Hak Pakai Aset BP Batam, yang langsung diterima oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, di Marketing Center BP Batam, Kamis, 19 Januari 2023.

Selain BP Batam, sertifikat HPL juga diserahkan kepada beberapa instansi daerah lainnya, seperti Pemerintah Kota Batam dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Lantamal IV) Batam.

Wakil Menteri (ATR/BPN) RI, Raja Juli Antoni, mengapresiasi sinergi positif yang dijalin BP Batam dengan ATR/BPN untuk mengoptimalisasi pengelolaan lahan di Kota Batam.

BACA JUGA :  Wali Kota Batam Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua ISSI Kepri Periode 2022-2026

“Sesuai amanat dari Presiden RI, seluruh bidang tanah di republik ini, termasuk Kepri dan Batam, harus disertifikasi. Untuk itu, kami berterima kasih kepada Kepala BP Batam beserta jajaran yang telah bekerja sama dengan rekan-rekan ATR/BPN,” kata Raja.

Penyerahan sertifikat tersebut dikatakan Raja sebagai bentuk kepastian hukum atas bidang tanah yang dikelola oleh pemerintah.

Pernyataan tersebut disambut baik oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, apa yang dicita-citakan ATR/BPN telah sesuai dengan tugas dan fungsi BP Batam, yaitu meningkatkan investasi di Kota Batam.

Sebagai lembaga pemerintah, BP Batam berwenang untuk menyelenggarakan HPL lahan di Kota Batam. Sehingga, dengan terbitnya sertifikat HPL sebagai produk hukum tentu menjadi nilai tambah bagi pemanfaatan lahan di Batam.

BACA JUGA :  Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 19 Tahun 2021 (PDF)

Rudi juga menambahkan, pemanfaatan lahan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Kota Batam mencapai 4,75 persen, dimana angka ini lebih tinggi dari provinsi dan nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus bergerak maju dan mengembangkan diri dengan memanfaatkan lahan pada pembangunan sektor industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan,” ujar Rudi.

Ia berharap, seluruh bidang tanah di Batam disertifikasi secara menyeluruh guna mengukuhkan citra Kota Batam sebagai Kota Investasi yang terpadu.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau, Nurhadi Putra, Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Kemas M Ikhwan Madani.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad. ***

BACA JUGA :  Nurdin Minta Masyarakat "IKUT AWASI PEMBANGUNAN"

[afr]

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.