Terjatuh dari Kapal, Hubertus Dewa Ditemukan Tewas di Perairan PT ASL Tanjung Uncang

oleh
Hubertus Dewa saat dievakuasi ke RSUD Embung Fatima, Batam. (Foto : Basarnas)

Sijori Kepri, Batam —  Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Warga Tanjung Uncang bernama Hubertus Dewa (28), yang diduga terjatuh dari Kapal di perairan PT ASL, Tanjung Uncang, Kota Batam, dalam keadaan tewas (meninggal dunia), Rabu, (03/11/2021), pukul 12.30 WIB.  

Kepala Kantor BASARNAS Tanjung Pinang, Slamet Riyadi, mengatakan, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan penyelaman sekitar LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan), dan menemukan korban ± 30 M dari LKK yang di laporkan dalam keadaan MD (Meninggal Dunia).  

“Selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Embung Fatima, Batam,” kata Slamet Riyadi, Rabu, (03/11/2021).

BACA JUGA :  KRI Silea-858 “TANGKAP KAPAL” Muat BBM Ilegal

Dengan telah ditemukannya korban, lanjut Slamet Riyadi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup, seluruh unsur kembali ke pangkalannya masing-masing.  

Sebelumnya diberitakan, Warga Tanjung Uncang bernama Hubertus Dewa (28), diduga terjatuh dari Kapal di perairan PT ASL, Tanjung Uncang, Kota Batam, Senin, (02/11/2021), sekira pukul 20.00 WIB.   Kepala Kantor BASARNAS Tanjung Pinang, Slamet Riyadi, membenarkan bahwa telah terjadi Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) diduga 1 (satu) orang terjatuh ke laut di Perairan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, pada koordinat 1° 4’54.11″U 103°53’37.34″T.  

“BASARNAS meneriman informasi ini dari Kanit Polsek Sagulung, Budi, pada Selasa, (02/11/2021), pukul 08.30 WIB. Selanjutnya Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam berjumlah 6 (enam) orang personil langsung menujui ke LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan),” kata Slamet Riyadi, Rabu, (03/11/2021).

BACA JUGA :  Basarnas Tanjung Pinang Tunjukkan Kesiapan Sarana Prasarana Siaga SAR Lebaran 1443 H

Kronologis kejadian berawal pada hari Senin, (11/02/2021), sekira pukul 20.00 WIB, diduga Korban terpeset dan terjatuh dari Kapal di perairan PT ASL di Tanjung Uncang, Kota Batam, saat sedang bekerja mengisi Air bersih ke Kapal tersebut.  

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain, KanSAR Tanjung Pinang, Pos SAR Batam, POLRI/Poltabes barelang/Polair, TNI/ Babinsa, Damkar Kota Batam dan masyarakat setempat.  

“Dalam pencarian Basarnas menggunakan dan menyiapkan Rubber Boat, Rescue Truk, Rescue Car D-Max, Alat Selam, Palkom, Palmedis/Evakuasi, dan Pakaian Covid-19,” tutup Slamet Riyadi. (Wak Dar)

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.