TANJUNG PINANG

Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemko Tanjung Pinang

×

Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Pemko Tanjung Pinang

Sebarkan artikel ini
Pj Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan ikut langsung penertiban pedagang kaki lima di kawasan Pasar Baru Kota Tanjung Pinang. (Foto : Ist)

TANJUNG PINANG — Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjung Pinang, Hasan, menunjukkan keseriusannya dalam menata kawasan Pasar Baru dengan melakukan penertiban pedagang kaki lima, meja, dan lapak yang memakan badan jalan. Kegiatan ini dilakukan mulai dari Senin (13/5/2024) dini hari dan dilanjutkan pada Selasa (14/5/2024), yang berhasil membuat jalan lingkungan di kawasan Pasar Baru semakin bersih dan rapi.

Lorong Gambir, serta lorong-lorong sekitar pasar yang biasanya penuh dengan pedagang hingga sulit dilalui kendaraan, kini terlihat lebih lapang dan nyaman. Hal ini diakui oleh Syaiful, warga Sei Jang yang sering berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Baru.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Terima kasih Pemko, karena jalan di pasar sudah rapi dan ternyata cukup besar juga. Kalau jalannya rapi dan bersih seperti ini, saya berani membawa istri ke pasar. Saya juga berbelanja di pasar yang baru dibangun. Bersih dan nyaman,” ucap Syaiful di Lorong Gambir, Selasa (14/5/2024).

Mulai pukul 05.30 WIB, selama dua hari berturut-turut sejak Senin (13/5/2024), Hasan secara langsung terlibat dalam penertiban pedagang kaki lima, meja, dan lapak yang tidak pada tempatnya. Setelah melalui perbincangan, diskusi, hingga perdebatan dengan pedagang di lapangan, Hasan dengan tegas meminta pedagang segera menempati kios, meja, dan lapak yang telah disediakan di Pasar Encik Puan Perak.

Dibantu oleh anggota Satpol PP yang mulai berjaga di lokasi sejak pukul 02.00, Hasan memastikan dan menyaksikan langsung proses perpindahan seluruh pedagang kaki lima. Meski tidak mudah, hingga pukul 09.30 WIB, tidak ada lagi pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan.

“Beberapa pedagang ada yang sudah membongkar sendiri bangunan yang tidak pada tempatnya. Proses ini akan terus kita kawal, hingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di trotoar dan tidak menempati meja, kios, atau lapak yang sudah disiapkan di dalam pasar,” jelas Hasan.

Pada kesempatan tersebut, Hasan juga mengumpulkan para pedagang ikan yang sebelumnya enggan menempati meja di pasar ikan. Ia merangkum beberapa permasalahan yang disampaikan pedagang dan menyetujui beberapa penyesuaian kondisi, seperti pembuatan saluran pembuangan air di bawah meja. Melihat keberhasilan pemindahan pedagang kaki lima, para pedagang ikan setuju menempati tempat baru di Pasar Encik Puan Perak.

“Kita sama sekali tidak mengganggu, atau menghambat mencari nafkah. Namun, pemerintah telah membangun pasar yang jauh lebih bersih dan nyaman. Masyarakat tentu juga menginginkan pasar yang bersih, aman, dan nyaman. Dan hal itu juga kewajiban kami. Ini hanya soal mengubah kebiasaan. Jika tidak ada lagi pedagang yang berjualan di trotoar, tentu masyarakat juga akan berbelanja di dalam pasar,” ungkap Hasan.

Kasatpol PP Kota Tanjung Pinang, Abdul Kadir Ibrahim, menambahkan bahwa Satpol PP akan terus menempatkan petugasnya di lokasi Pasar Encik Puan Perak untuk mendukung dan mengawal proses pemindahan pedagang kaki lima ke dalam pasar.

“Kita tetap akan menempatkan petugas, kalau perlu mulai jam 02.00 pagi. Kegiatan ini harus terus kita kawal, hingga para pedagang benar-benar berjualan di tempat baru. Kita sama-sama menginginkan pasar yang bersih, tertib, dan rapi hingga berbelanja pun akan terasa nyaman,” tambah Abdul Kadir Ibrahim. ***

(Red)