Terungkap Penyebab Guru SMK Negeri 5 Batam Gantung diri

oleh
Suasana rumah duka almarhum Mukhlis (41), di Perumahan Perumnas Baru Blok C No 191, Sagulung, Kota Batam. (Foto : Darma Dirgantara)

Sijori Kepri, Batam — Sabtu, merupakan hari mencekam dan tak bisa dilupakan bagi istri almarhum Mukhlis (41), yang tewas gantung diri di SMK Negeri 5, Kota Batam, Sabtu, (22/05/2021), bersama keluarga kecilnya.

Bagaimana tidak, hari yang seharusnya dimanfaatkan untuk berlibur dan bercengkrama bersama keluarga, malah justru sebaliknya kabar buruk yang mereka dapatkan.

Sabtu, (22/05/2021) lalu, terasa menjadi bencana besar yang mendera istri Almarhum Mukhlis, suami yang selama ini hidup bersamanya bertahun-tahun dalam mengarungi biduk rumah tangga, dan hari ini pula harus dipaksa maut untuk berpisah.

Gantung diri diduga kuat menjadi jalan yang dipilih almarhum Muhlis, sebagai tenaga guru Honorer di SMK Negeri 5 , Kota Batam. Dan tulang punggung itu, kini telah menghadap sang Khaliq.

BACA JUGA :  Sani Kukuhkan Empat Ormas Provinsi Kepri

Istri Almarhum Mukhlis menuturkan, memang benar belakangan ini almarhum sering mengeluh terkait usaha percetakan yang dijalaninya. Lambatnya barang datang dari luar dan tekanan pekerjaan yang diduga menjadi pemicu persoalan yang terasa berat baginya, sehingga putus asa menjadi pilihannya.

Almarhum Mukhlis meninggalkan 3 (tiga) orang putra putri yang masih duduk bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan satunya lagi masih Balita.

SMK Negeri 5 merupakan tempat saksi bisu, suami yang selama ini sebagai mesin ATM keluarga, kini terhenti seketika akibat seutas tali yang berhasil menjerat leher suami, hingga ajal menjemputnya.

Dari pantauan awak media sijorikepri.com, saat mendatangi kediaman almarhum di Perumahaan Perumnas Baru Blok C No 191, Sagulung. Tampak puluhan warga dan siswa-siswi berada di lokasi menanti kedatangan almarhum dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

BACA JUGA :  Hanya 10 Menit, Pembobol Mesin ATM Bank BNI di Batam Berhasil Bawa Kabur Uang Rp 400 Juta, Ini Modus Operandinya

Cek Cok, “Bagus Mati Aja Ayah”

Dari pengakuan warga sekitar, sosok almarhum Mukhlis adalah sosok yang religius, taat ibadah, rajin membantu dan sudah lama tinggal di perumahan ini.

Shares

No More Posts Available.

No more pages to load.